Mantan Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP), Roni Dwi Susanto hadir sebagai saksi dalam sidang dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook Kemendikbudristek pada Selasa (10/2/2026).
Bergulirnya persidangan kasus korupsi pengadaan laptop Chromeboook di Kementerian Pendidikan, Budaya, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) terus menjadi sorotan publik.
Kasus korupsi proyek pengadaan laptop Chromebook oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) terus memuncul berbagai polemik di masyarakat.
Langkah Kejaksaan Agung (Kejagung) dalam upaya membongkar sepenuhnya kasus korupsi pengadaab laptop Chromebook dengan terdakwa Nadiem Makarim menuai respons positif.
Indikator Politik Indonesia mengeluarkan survei terkait tingkat kepercayaan publik terhadap Kejagung dalam mengungkap kasus dugaan korupsi laptop Chromebook.
Pengamat hukum pidana Universitas Al-Azhar Indonesia Suparji Ahmad menegaskan dalih niat baik dalam program digitalisasi pendidikan tidak dapat dijadikan tameng hukum apabila terbukti terdapat unsur kerugian keuangan negara.
Kejagung menegaskan bahwa Eks Staf Khusus Mendikbudristek, Jurist Tan, yang ditetapkan sebagai tersangka dugaan korupsi pengadaan laptopn Chromebook masih WNI.
Momen panas sempat terjadi ketika sidang Nadiem Makarim berlangsung, Senin (19/1/2026), jaksa dan pengacara saling beradu argumen gara-gara pemasangan kamera.
Mantan Mendikbudristek Nadiem Makarim hari ini menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (19/1/2026) meski dalam kondisi kurang sehat.
Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim merasa percaya diri bahwa dirinya akan terbukti tidak bersalah.
Pemerintah menetapkan awal puasa atau 1 Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi jatuh pada Kamis (19/2/2026). Namun, sebagian menetapkan awal puasa tidak sama
Perayaan Imlek 2026 di kawasan Petak Sembilan, Pecinan Glodok, Jakarta Barat, ternyata menarik perhatian masyarakat bukan Tionghoa. Salah satunya warga Medan,
Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta muda diaspora yang berkarier di Eropa. Sosok Lyfe Oldenstam akui buka peluang bela Garuda usai lihat Jay Idzes.