Terkait kabar terbaru kasus Vina Cirebon dan Eky, kuasa hukum tujuh terpidana, Jutek Bongso belakangan ini kembali muncul berusaha bebaskan kliennya setelah permohonan PK ditolak MA.
Kuasa hukum terdahulu membongkar isi HP terpidana dan Vina. Ia yakin jika meninggalnya Vina dan Eky murni kecelakaan. Sebab, di riwayat ponselnya tidak ada...
Kini publik mempertanyakan kebenaran keterangan para saksi juga menyoroti sosok Iptu Rudiana atau ayah Eky setelah Pegi Setiawan bebas dari status tersangka
Kuasa hukum Saka Tatal, Titin Prialianti mengungkapkan terkait fakta persidangan kasus pembunuhan Vina Cirebon, terutama menyoal rekaman CCTV. (5/6/2024).
Kuasa Hukum dari keluarga Vina, Hotman Paris Hutapea menyebutkan bahwa seluruh BAP pertama dari ketujuh terpidana dijelaskan secara jelas dan terperinci.
Kasus pembunuhan berencana terhadap Vina dan Eki di Cirebon kini menjadi perbincangan publik. Para kuasa hukum terpidana melihat ada kejanggalan pada kasus ini
Komnas HAM Republik Indonesia benarkan salah satu kuasa hukum terpidana kasus pembunuhan sekaligus pemerkosaan Vina (16) datangi kantor Komnas HAM. Ini katanya.
Jogi Nainggolan, kuasa hukum lima dari delapan terpidana pembunuh Vina asal Cirebon mengungkap kejanggalan kasus viral yang terjadi pada tahun 2016 tersebut.
Ia ditetapkan sebagai salah satu tersangka utama kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait importasi barang kualitas rendah (KW) yang masuk ke Indonesia tanpa pemeriksaan fisik.
Kasus ini bermula ketika PT Blueray Cargo yang dipimpin John Field diduga berupaya agar barang impornya masuk melalui jalur hijau, yakni jalur pengeluaran barang tanpa pemeriksaan fisik.
Rizal menjabat sebagai Direktur di Bea Cukai pada 2024 hingga Januari 2026. Sebelumnya, dia menduduki posisi sebagai Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Batam.
Kasus dugaan korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan bermula dari PT Blueray Cargo (BR) menginginkan barang impor KW (tiruan) ilegal tidak dicek saat masuk ke Indonesia.