Lanjutan kasus pembunuha Brigadir J yang didalangi oleh Mantan Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo. Adapun kini Pengacara Brigadir J bantah isu memundurkan diri,23/9
Martin Lukas Simanjuntak selaku Pengacara Brigadir J Jawab Soal Potensi Perubahan Keterangan Ringankan Hukuman Tersangka: Dia Penentu Kematian Brigadir J,(22/9)
Debat Memanas! Pengacara Keluarga Brigadir J Kamaruddin Sebut'Jangan-jangan Ada Dana Ngalir ke DPR' Bikin Arteria Dahlan Naik Pitam Ngancam Dengan Ini.. (24/8/)
Misteri soal aliran dana keluar pasca kematian Brigadir J, dapat respon PPATK soal temuan Aliran Dana Keluar dari Rekening Brigadir J: Ada Uang Hasil Kejahatan
Kini beberapa fakta yang disembunyikan dari Skenario buatan Irjen Ferdy Sambo. terkuak Adapun Kamaruddin tegas sebut aliran dana Ferdy Sambo dari mafia. (24/8)
Misteri aliran dana dari Ferdy Sambi. Terbaru pernyataan Kamaruddin Simanjuntak soal dana ke Komisi III DPR RI, dapat bantahan Arteria Dahlan dan terjadi debat.
Mengejutkan rekening Yoshua masih transaksi, Namun kini terkuak barang pribadi Brigadir J dari rekening hingga laptop dikuasai tersangka saat penyiksaan. 17/8
Mengejutkan pasca tewasnya Yoshua Hutabarat, Pengacara Brigadir J sebut aliran dana dari orang mati ke orang hidup, Transaksi gelap Rp 200 juta ke sosok ini..
Misteri motif pembunuhan, kini terbongkar isi chat WA Putri Candrawathi pada adik Brigadir J sebelum eksekusi penembakan, untuk membuktikan tidak ada pelecehan.
Kematian Brigadir J menyisakan soal motif, Kamaruddin Simanjuntak tegaskan soal aliran dana dari rekening Brigadir J pasca meninggal: ada motif dengan mafia.
Ia ditetapkan sebagai salah satu tersangka utama kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait importasi barang kualitas rendah (KW) yang masuk ke Indonesia tanpa pemeriksaan fisik.
Kasus ini bermula ketika PT Blueray Cargo yang dipimpin John Field diduga berupaya agar barang impornya masuk melalui jalur hijau, yakni jalur pengeluaran barang tanpa pemeriksaan fisik.
Rizal menjabat sebagai Direktur di Bea Cukai pada 2024 hingga Januari 2026. Sebelumnya, dia menduduki posisi sebagai Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Batam.
Kasus dugaan korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan bermula dari PT Blueray Cargo (BR) menginginkan barang impor KW (tiruan) ilegal tidak dicek saat masuk ke Indonesia.