Misteri penemuan penemuan dua kerangka manusia di gedung PT ACC Kwitang yang terbakar dalam aksi unjuk rasa pada akhir Agustus 2025 lalu akhirnya terungkap.
Hal itu disampaikan oleh Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Budi Hermanto Rabu pagi, 5 November 2025.
Polda Metro Jaya resmi mengambil alih penanganan kasus dua kerangka manusia yang ditemukan dalam kondisi hangus terbakar di Gedung ACC Kwitang, Jakarta Pusat.
Penemuan dua kerangka manusia di Gedung Kawasan Kwitang, Jakarta Pusat, bekas kebakaran pada saat aksi demo yang ricuh Agustus lalu. Ternyata menjadi sorotan
Polres Metro Jakarta Pusat membenarkan soal adanya penemuan dua kerangka manusia dalam kondisi gosong di gedung yang terbakar saat demo akhir Agustus 2025 lalu.
Baru-baru ini pekerja bangunan dikejutkan dengan temuan dua kerangka manusia di Gedung kawasan Kwitang, Jakarta Pusat, yang pernah terbakar karena kericuhan.
Eks Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Memdikbudristek), Nadiem Makarim kembali menjalani sidang lanjutan kasus dugaan korupsi laptop Chromebook dengan agenda tanggapan atas nota keberatan atau eksepsi oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) di PN Tipikor, Jakarta, Kamis (8/1/2026).
Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI), Yenny Wahid, mengungkapkan bahwa banyak atlet panjat tebing Indonesia yang mendapat tawaran untuk memperkuat negara lain.
Berikut bahan rekomendasi teks khutbah Jumat singkat terbaru dengan judul "Mengenal Deretan Peristiwa Bersejarah Islam di Bulan Rajab, Termasuk Isra Miraj".
Polres Metro Depok menetapkan lima tersangka dalam kasus turut serta dalam penganiayaan yang dilakukan oknum TNI AL, Serda M terhadap pria berinisial WAT (24) hingga meninggal dunia, dan satu pria lainnya berinisial DN (39) mengalami luka berat, di Gang Swadaya Emas, Tapos, Kota Depok, Jumat (2/1/2026) dini hari.
Nama Khairun Nisa menjadi sorotan publik setelah aksinya terbongkar di media sosial. Dengan penampilan yang dinilai sangat meyakinkan, ia mengenakan seragam lengkap pramugari