Personel gabungan siaga mengamankan jalannya aksi bela Palestina di Kedubes AS. Kapolres Metro Jakarta Pusat sebutkan sebanyak 1.994 personel gabungan siaga.
Kepolisian mengerahkan 739 personel gabungan untuk mengamankan aksi bela Palestina dari Front Persaudaraan Islam (FPI) DKI Jakarta di depan Kedutaan Besar Amerika Serikat (Kedubes AS), Jakarta Pusat.
Puluhan anggota dari berbagai majelis organisasi masyarakat (ormas) Islam menggelar aksi damai di depan Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta Pusat pada Jumat (25/10/2024). Dalam aksi tersebut, mereka menyampaikan aspirasi untuk mendesak penghentian kekerasan yang mereka sebut sebagai genosida di Gaza dan menyuarakan dukungan penuh terhadap kemerdekaan Palestina.
Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS) di Lebanon meminta warga AS untuk segera meninggalkan negara itu di tengah kondisi keamanan yang memburuk di Timur Tengah.
Kepolisian mengawal Aksi Solidaritas untuk Palestina yang digelar di depan Kedubes AS di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat dengan mengerahkan sebanyak 1.120 personel.Â
Ribuan massa yang menggelar aksi bela Palestina di depan Kedubes AS, Jakarta Pusat mulai meninggalkan lokasi. Jalanan yang semula macet kini kembali normal.
Massa aksi bela Palestina mulai berdatangan di Stasiun Gondangdia menuju kawasan Monas, Jakarta Pusat. Pantauan tvOnenews.com di lapangan, ratusan aksi massa telah datang sejak pagi hari dengan dominasi pakaian berwarna hitam dan putih.
Divisi kemuslimatan Aqsa Working Group, Maemuna Center (Mae-C), melakukan Aksi Perempuan Bela Palestina di depan Kedutaan Besar (Kedubes) Amerika Serikat (AS) pada Senin (20/11/2023).Â
Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman.
John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.