Atalia Praratya menumpahkan kerinduannya dengan sosok putra sulungnya, almarhum Emmeril Kahn Mumtadz alias Eril di tengah proses cerai dengan Ridwan Kamil.
Nabila Ishma Nurhabibah, mantan pacar almarhum Emmeril Kahn Mumtadz alias Eril kembali disorot di tengah proses gugatan cerai Atalia Praratya ke Ridwan Kamil.
Atalia Praratya menggugat cerai Ridwan Kamil, pernah membagikan kisah haru perjuangannya menjadi ibu angkat Arkana Aidan Misbach, anak yatim piatu. (14/12).
Publik tentu masih ingat dengan sosok Nabila Ishma mantan kekasih almarhum Emmeril Kahn Mumtadz atau Eril putra sulung mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.
Saat itu, banyak orang mengenal sosok Nabila Ishma sebagai eks kekasih almarhum Emmeril Kahn Mumtadz atau Eril, putra Ridwan Kamil. Bagaimana kabarnya kini?
Atalia Praratya Kamil menghadapi isu perselingkuhan Ridwan Kamil dengan keteguhan. Sebagai ibu, aktivis sosial, & pebisnis, ia tetap menginspirasi banyak orang.
Ridwan Kamil atau yang akrab disapa RK saat ini sedang terseret kasus BJB. Hal ini tentu menggemparkan, pasalnya sosok yang pernah menjadi orang nomor satu di Jawa Barat itu (Jabar) dinilai agamis bahkan membangun banyak masjid.
Inilah rangkuman kisah menghiangnya Emmeril Kahn Mumtadz, putra sulung Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, Emmeril Kahn Mumtadz hilang saat renang di sungai Aare
Sejumlah tamu undangan, kerabat dan sahabat mendatangi acara haul satu tahun berpulangnya Emmeril Kahn Mumtadz (Eril) Jumat (26/5) malam di GOR Saparua.
Emeril Kahn Mumtadz atau Eril baru saja diwisuda sarjana yang diwakilkan oleh ayahnya Ridwan Kamil. Wisuda tersebut dilakukan hampir 1 tahun meninggalnya Eril
Ia ditetapkan sebagai salah satu tersangka utama kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait importasi barang kualitas rendah (KW) yang masuk ke Indonesia tanpa pemeriksaan fisik.
Kasus ini bermula ketika PT Blueray Cargo yang dipimpin John Field diduga berupaya agar barang impornya masuk melalui jalur hijau, yakni jalur pengeluaran barang tanpa pemeriksaan fisik.
Rizal menjabat sebagai Direktur di Bea Cukai pada 2024 hingga Januari 2026. Sebelumnya, dia menduduki posisi sebagai Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Batam.
Kasus dugaan korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan bermula dari PT Blueray Cargo (BR) menginginkan barang impor KW (tiruan) ilegal tidak dicek saat masuk ke Indonesia.