Pertandingan itu berakhir dengan skor 2-0 untuk Arema Women FC atas Putri JP Jakarta di Stadion Swakarya, Muara Teweh, Kalimantan Tengah, Senin (18/11/2024).
Wakil Ketua Komisi I DPR Utut Adianto mempertanyakan fungsi berdirinya Lembaga Ketahanan Nasional RI (Lemhanas), dan Dewan Ketahanan Nasional (Wantannas).
Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Maluku Daim Baco Rahawarin melaporkan oknum Ketua Panwaslu Kecamatan Huamual Kabupaten Seram Bagian Barat
Usai diumumkan jadi Ketua Umum PSI (Partai Solidaritas Indonesia), Kaesang Pangarep sowan ke Barisan Relawan Jokowi Presiden (Bara JP) di Jalan Kayu Putih Utara IIIA, Pulo Gadung, Jakarta Timur pada Rabu (27/9/2023).
Barisan Relawan Jokowi Presiden Jalan Perubahan (Bara JP) Jawa Timur menilai, Gibran Rakabuming Raka sudah layak menjadi Calon Wakil Presiden (Cawapres) 2024.
Laporan relawan Jokowi terkait dugaan penghinaan yang dilakukan Rocky Gerung pada Bareskrim Mabes Polri ditolak. Sebabnya, laporan kasus dugaan penghinaan agama perlu ada klarifikasi dari Jokowi sebagai pihak yang diduga dihina.
Siapa yang layak jadi Presiden 2024? pertanyaan itu timbun di sebagian benak masyarakat dan tokoh elite politik. Bahkan, beberapa elite politik telah menyebutka
Presiden RI Joko Widodo menitipkan pesan kepada simpatisan Barisan Relawan Jokowi Presiden (Bara JP) agar jangan salah memilih pemimpin dalam Pemilu 2024 mendatang, karena keadaan dunia masih tidak normal.
Barisan Relawan Jokowi Presiden (Bara JP) memperingati satu dekade organisasinya dengan menghadirkan langsung Presiden Jokowi di hadapan seluruh anggota yang hadir di Kota Bogor.
Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman.
John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.