Warga berharap, proyek infrastruktur yang dibiayai negara bisa rampung tepat waktu, sehingga penggunaan uang negara bisa langsung dirasakan oleh rakyat melalui jalur transportasi yang mulus terutama bagi warga di pedalaman daerah.
Satu satunya alat berat yang ada hanya milik swasta itupun jauh dari kota kecamatan. Untuk membantu warga membersihkan material longsor pemerintah kabupaten kini sudah mencoba meminta bantuan kepada pemilik alat berat.
Warga di sekitar jalan yang rusak parah ini menanam pohon pisang karena kecewa dengan pemerintah yang hingga kini belum juga memperbaiki jalan poros yang rusak parah
Truk yang dikemudikan oleh Markus tersebut melaju dari arah utara, mengangkut sekitar 10 penumpang, yang baru saja pulang dari acara nikahan, terbalik di Palawa
Kegiatan Gerak Jalan indah menyambut HUT RI ke-78 berubah mencekam ketika tiga pemuda di tiba-tiba ditikam OTK bahkan satu diantaranya dinyatakan meninggal
Meski tak ada korban jiwa maupun luka dalam aksi tawuran, namun sejumlah pengguna jalan resah dan tidak berani melintas lantaran khawatir menjadi sasaran.
Jelang mudik lebaran, pemudik yang lewati jalur poros nasional, Desa Surabayan, Sukodadi, Kabupaten Lamongan, harus hati-hati. lampu penerangan jalan umum mati
Pemdes setempat sebenarnya telah mengajukan usulan ke Pemkab Ponorogo untuk pelebaran jalan sejauh 1,2 kilometer, namun hingga kini belum juga terealisasi.
Akibat Infrastruktur jalan penghubung atau lebih dikenal dengan jalan poros desa (JPD) di wilayah Kecamatan Manyar barat minim perhatian pemerintah daerah, membuat warga di Desa Ngampel, Pejangganan, dan Morobakung mengalami kesulitan beraktifitas
Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman.
John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.