Setelah Senin kemarin juga telah menembus rekor tertinggi, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Selasa (6/1/2026) ditutup naik 74,41 poin atau 0,84 persen ke level 8.933,61.
IHSG berpeluang lanjut menguat hari ini usai ditutup menguat dan cetak rekor tertinggi. Sinyal teknikal positif dan ekonomi domestik stabil menopang pasar.
IHSG kembali naik menembus rekor tertinggi baru setelah naik 111,06 poin atau 1,27 persen ke level 8.859,19 seiring dengan kondisi ekonomi domestik yang stabil.
IHSG ditutup naik 101,19 poin atau 1,17 persen ke level 8.748,13. Sementara, indeks saham unggulan LQ45 turut menguat 5,42 poin atau 0,64 persen ke posisi 852,00.
Menjelang libur Idul Adha 2025, IHSG hari ini ditutup menguat di 7.113,4 dengan ditopang oleh sejumlah saham-saham energi milik Salim hingga Prajogo Pangestu.
IHSG anjlok 7,9 persen. Analis proyeksikan bahwa pelemahan akan terus berlanjut, tapi rebound bisa terjadi jika ada sinyal tegas dari pemerintah soal tarif AS.
Pimpinan Pusat (PP) Perisai Syarikat Islam mendukung penuh Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) tetap berada di bawah Presiden Republik Indonesia.
Staf Khusus Menteri Agama RI sampaikan pesan mendalam dalam Perayaan Natal dan Tahun Baru 2026 Keluarga Besar Kawanua se-Dunia Indonesia di Jakarta (29/1/2026).