Gempa yang mengguncang Kabupaten Garut dengan Magnitudo 6,2 bukanlah yang pertama kali menyebabkan kerusakan. Begini sejarah gempa merusak di selatan Jawa Barat
Hari kedua lebaran, Â Minggu (23/04/2023), jalur selatan Garut, Jawa Barat, didominasi oleh arus silaturahmi dan pemudik lokal. Pemudik dari kota besar yang sudah sampai di Garut.
Memilukan nasib yang menimpa 5 pria penjual jaket asal Garut, Jawa Barat. Pasalnya, saat hendak mencari nafkah dengan pergi merantau ke Muratara Sumatera Selata
Larung Saji, konvoi ratusan perahu nelayan, serta syukuran ditengah laut, hiasi hajat laut yang di gelar ratusan nelayan Pantai Selatan Garut. Hajat laut ini sering dilakukan setiap tahun menjelang penutupan akhir tahun
Pemerintah Daerah Garut menerima data sedikitnya 2.300 KK terdampak. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Garut menetapkan masa tanggap bencana 7 hari.
Sebanyak 14 ribu kendaraan pemudik sudah melintas di Jalur Selatan Garut. Mereka merupakan pemudik yang keluar dari exit tol Cileunyi menuju Tasikmalaya hingga Jawa Tengah.Â
Sebuah pohon di wilayah Jalur Selatan roboh. Satu unit kendaraan dilaporkan tertimpa pohon, sementara akses Garut menuju Tasikmalaya via Cilawu macet parah.