PSS Sleman mulai tancap gas jelang bergulirnya kompetisi Liga 1 musim 2024/2025. Klub berjuluk Super Elja itu mulai mengumumkan para pemain yang menjadi skuat anyarnya.
Sempat menjadi andalan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, Fachruddin kini tersisihkan oleh pemain naturalisasi seperti Justin Hubner hingga terbaru Jay Idzes.
Padahal pemain ini dulunya menjadi andalan Shin Tae-yong di skuad Garuda, namun kedatangan penggawa keturunan bisa mengancam posisi mereka di Timnas Indonesia.
Dibawah asuhan pelatih, Shin Tae-yong, Timnas Indonesia kini memiliki strategi tersendiri untuk dapat mencetak poin di setiap laga. Termasuk pemilihan pemain
Pemain-pemain ini sempat tak tergantikan posisinya di Timnas Indonesia. Namun, mereka kini justru belum lagi mendapat kepercayaan Shin Tae-yong ke skuad Garuda.
Timnas Indonesia di bawah kepelatihan Shin Tae-yong dikenal dengan komposisi pemain berusia muda. Namun di antara para pemain muda itu ada pula nama-nama pemain
Timnas Indonesia akan kembali bertanding melawan Brunei Darussalam pada leg kedua putaran pertama Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia, Selasa (17/10/2023) ..
Dalam konferensi jelang laga, pemain timnas Indonesia, Fachruddin Aryanto mendampingi Shin Tae-yong. Dia didapuk sebagai perwakilan pemain alias kapten tim.Â
Bermain sebagai tim tamu, timnas Indonesia akan kembali menjajal kekuatan Brunei Darussalam di Stadion Nasional Hassanal Bolkiah, pada Selasa (16/10/2023).
Dalam waktu dekat, Timnas Indonesia akan memulai perjalanan mereka di babak Kualifikasi Piala Dunia 2026 saat menghadapi Brunei Darussalam di putaran pertama.
Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman.
John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.