Menteri ESDM Bahlil Lahadalia didampingi sejumlah petinggi Pertamina memastikan bahwa pasokan energi nasional, termasuk BBM dan LPG, aman pada Tahun Baru 2026.
Pertamina Patra Niaga menggandeng Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) untuk memastikan kualitas pelayanan energi serta fasilitas pendukungnya pada momen libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025.
Jelang Nataru, Pertamina sudah memastikan ketersediaan BBM, LPG, dan Avtur, sekaligus memastikan distribusi energi berjalan aman di seluruh wilayah Indonesia.
Pertamina ungkap kesiapan pasokan energi untuk suplai selama tiga puncak mobilitas pada 24â25 Desember 2025, 31 Desember - 1 Januari 2026, serta arus balik pada 2-4 Januari 2026.
Mendapat pengawasan langsung dari Pemerintah, Pertamina Patra Niaga memastikan penyediaan dan distribusi energi nasional menghadapi masa libur Nataru dalam kesiapan penuh.
Sekretaris Jenderal DEN Dadan Kusdiana, menegaskan komitmen pemerintah untuk mereduksi emisi di sektor energi dengan target mencapai net zero emission pada 2060
Pemerintah mempercepat pemanfaatan potensi EBT yang tersebar di berbagai wilayah untuk segera transisi menuju energi bersih guna mengurangi ketergantungan pada energi fosil.
Ary menilai konsistensi pemerintah dalam mengakselerasi transisi energi hijau memperkuat posisi Indonesia sebagai calon negara mandiri energi di kawasan Asia Tenggara.
Indonesia memiliki potensi sumber daya panas bumi yang besar, mencapai 23.742 Megawatt (MW). Dari jumlah itu, masih terdapat peluang besar pengembangan panas bumi di Indonesia.Â
Waketum Kadin Bidang ESDM Aryo Djojohadikusumo menegaskan, investasi jaringan transmisi menjadi tantangan besar dalam pengembangan energi baru terbarukan (EBT) nasional.
Bek Timnas Indonesia, Jordi Amat, menyatakan siap dimainkan di posisi mana pun, termasuk lini tengah, setelah pelatih John Herdman menyukai gaya permainannya.
Ramalan keuangan zodiak 20 Maret 2026 untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, Pisces. Simak peluang finansial dan kondisi keuangan.
AFC kembali mengumumkan hasil sidang Komite Disiplin dan Etik Tebaru pada Selasa (17/3/2026). Apakah sanksi untuk Persib pasca kericuhan di ACL 2 sudah keluar?