Wacana soal Polri di bawah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) atau TNI tengah menjadi sorotan. Salah satunya oleh Direktur Eksekutif Lemkapi Edi Hasibuan.
Direktur Eksekutif Lemkapi Edi Hasibuan mengungkap ada pernyataan dari jenderal purnawirawan Polri yang menyesatkan masyarakat soal kasus Vina dan Eky Cirebon.
Ketua Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Benny Ramdhani oleh Polri etelah mengungkap sosok T yang menjadi pengendali judi online di Indonesia.
Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia (Lemkapi) menilai ada empat jenderal Polri yang kapabel untuk menjadi pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Lemkapi mengatakan putusan hakim praperadilan yang membatalkan Pegi Setiawan sebagai tersangka pembunuhan Vina dan Eky bukan akhir pengungkapan kasus itu.
Lemkapi apresiasi Direktorat Narkoba Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri yang temukan pabrik narkoba jaringan buronan Fredy Pratama di Sunter Jakarta Utara
Kuasa hukum Jessica Wongso, Otto Hasibuan menyebutkan bawa adanya pelanggaran hukum yang dilakukan oleh ayah Wayan Mirna Salihin yaitu Edi Darmawan Salihin.
Baru-baru ini hasil polling Indonesia Lawyer Club (ILC) soal kasus tewasnya Wayan Mirna Salihin di akun Twitter ILC, begitu mengejutkan publik. Pasalnya, 56,7%,
Pengacara Jessica Wongso Otto Hasibuan menegaskan bahwa CCTV yang memperlihatkan tangan kliennya seolah menaruh racun untuk Mirna Salihin adalah bukti yang me-
Nama Jessica Wongso kembali menyeruak publik, setelah tayangnya film dokumenter netflix Ice Cold: Murder, Coffee. Buat publik kembali penasaran tewasnya Mirna
Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda DIY Kombes Pol Alfian Nurrizal mendapat penghargaan Presisi Award dari Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Inonesia (LEMK
Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman.
John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.