Waketum DPP PKB Cucun Ahmad Syamsurijal secara resmi membuka sosialisasi peraturan partai sekaligus Bimtek Sistem Informasi di Lampung, Selasa (11/11/2024).
Sebuah foto yang memperlihatkan seorang siswa SMAN 9 Bandar Lampung memegang pistol mainan di dalam ruang sidang rapat DPRD Provinsi Lampung viral di media sosial pada Sabtu (9/11/2024).Â
Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Umi Fadillah Astutik mengatakan Wahyudi melaporkan bahwa Supriyati menggunakan ijazah palsu sebagai salah satu persyaratan pencalonannya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, identitas penjual senpi ilegal tersebut mengarah kepada oknum di Lampung. Oknum ini diduga memiliki jaringan luas dan akses terhadap berbagai jenis senjata api, termasuk yang ilegal.
Kasus kepemilikan 4 pucuk senjata api ilegal milik anggota DPRD Lampung Tengah, Muhammad Saleh Mukadam, yang menjadi tersangka dalam kasus tewasnya seorang warga dengan senjata api saat acara resepsi pernikahan adat Lampung, dan kepemilikan senpi ilegal terus bergulir.
Babak baru terkait kasus tewasnya seorang warga akibat tertembak dari senjata api milik anggota DPRD Lampung Tengah, Muhammad Saleh Mukadam, yang kini resmi dia
Salam (35), warga Mataram Ilir Kecamatan Seputih Surabaya Lampung Tengah yang tewas tertembak peluru dari senjata api milik anggota DPRD Muhammad Saleh Mukadam.
Muhammad Saleh Mukadam, anggota DPRD Kabupaten Lampung Tengah dari Fraksi Gerindra, telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penembakan yang menewaskan se
Usai sita empat (4) senjata api (senpi) milik anggota DPRD Koboy Lampung Tengah Mohammad Saleh Mukadam (MSM). Polres Lampung Tengah langsung buru penjual senpi
Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman.
John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.