Rosan Roeslani menyebut, peluang kepemilikan saham BEI nantinya tidak hanya terbuka bagi Danantara, tetapi juga bagi berbagai institusi keuangan global.
Presiden RI, Prabowo Subianto gelar pertemuan tertutup dengan sejumlah menteri Kabinet Merah Putih di kediaman pribadinya di Hambalang, Bogor, Selasa (23/12)
Zulhas menyebut ekonomi Indonesia tertinggal dari Malaysia dan Thailand. Ia menegaskan negara harus turun langsung melalui Danantara untuk percepat hilirisasi.
Garuda Indonesia fokus perbaiki armada setelah menerima suntikan modal Rp23,67 triliun dari Danantara. Rencana ekspansi pesawat ditunda, Citilink dapat porsi terbesar pendanaan.
Langkah penataan portfolio bisnis atau streamlining bertujuan agar Telkom dapat memastikan fokus pada bisnis inti yang mendukung empat pilar transformasi Telkom 2030.
Sriwijaya Capital, private equity fund yang didirikan oleh pengusaha nasional Arsjad Rasjid, siap mendukung inisiatif Indonesia Incorporated melalui kolaborasi strategis yang menghadirkan arus investasi baru bagi pertumbuhan ekonomi nasional.Â
CEO BPI Danantara Rosan beberkan bahwa perusahaan tambang asal AS, Freeport-McMoRan (FCX) sepakat menyerahkan 12% kepemilikan saham di Freeport kepada Indonesia
Pupuk Indonesia menjawab soal berita yang menuding adanya pelanggaran kebijakan soal paradireksi perusahaan yang dapat mengajak pasangannya dalam setiap kegiatan resmi perusahaan.
Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara menyampaikan bahwa upaya penggabungan atau merger Garuda Indonesia dan Pelita Air untuk mengoptimalisasi aset perusahaan milik negara.
Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman.
John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.