Ustaz Adi Hidayat menjelaskan soal perbedaan pandangan perayaan Maulid Nabi disebut bid'ah dari perspektif tentang hadits dan dalil terkait acara tersebut.
Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) bidang Seni, Budaya, dan Peradaban Islam, KH Dr Jeje Zaenudin menyebutkan debat soal halal dan haramnya musik merupakan debat yang tidak produktif dan tidak memberikan solusi apapun.
Setelah satu hari berlebaran Idul Fitri mungkin sebagian umat muslim sudah mengalami kerinduan dengan bulan Ramadhan. Mereka ingin sekali mereguk kenikmatan berpuasa seperti sebulan penuh yang mereka lakukan sebelumnya. Bagaimana hukumnya sebenarnya?
Dalam salah satu ceramahnya, Ustaz Adi Hidayat menjelaskan bahwa dari 12 dalil, hanya 1 yang menyebutkan soal menggerakkan jari telunjuk saat tahiyat. Jari
Ketika berdzikir, Imam kerap membacakan dengan keras doa dan dzikirnya agar ditirukan oleh makmum. Memang ada dalilnya? Ustaz Adi Hidayat bilang hukumnya...
Ustaz Adi Hidayat menyampaikan bahwa tidak ada hukum merayakan Maulid Nabi. Sebagai umat muslim sebaiknya menerima kelahiran Nabi Muhammad SAW sebagai anugerah dari Allah SWT.
Heboh poliandri berujung maut di Bone, Sulsel. Poligami diperbolehkan, bagaimana hukum poliandri dalam Islam? Simak penjelasan Ustaz Abdul Somad berikut ini.
Menyeruak kembali narasi soal dugaan pelecehan seksual , Adpain kini Ahli Hukum Pidana soroti pernyataan pemerkosaan Putri Candrawathi dan indikasi Pasal 340
Ulama mengatakan hukum ziarah kubur adalah sunnah, boleh dilakukan boleh juga tidak, namun baik jika dilakukan. Dali ziarah kubur tercantum dalam sebuah hadits.
Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman.
John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.