Baru-baru ini, Badan Gizi Nasional (BGN) angkat bicara terkait Tunjangan Hari Raya (THR) Lebaran 2026 pegawai dapur SPPG yang bukan ASN. Kepala BGN menjawab
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana menegaskan, susu dalam program MBG tidak bersifat wajib secara nasional, bisa diganti dengan protein lain.
Kepala BGN, Dadan Hindayana mengatakan sebanyak 32.000 pegawai SPPG telah ditetapkan berstatus sebagai ASN dengan status Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
Kepala BGN, Dadan Hindayana hadir dalam rapat bersama Komisi IX DPR RI pada Selasa, 20 Januari 2026. Dalam kesempatan itu, Dadan menjelaskan kasus keracunan akibat MBG terus menurun
Kepala BGN menyebutkan, target awal pembentukan SPPG hanya sebanyak 28.000 unit. Namun, jumlah mitra yang masuk ke dalam portal jauh melebihi angka tersebut.
Badan Gizi Nasional (BGN) menyatakan bahwa saat ini sebanyak 2.080 pegawai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) resmi berstatus aparatur sipil negara (ASN).
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan tetap dijalankan selama Ramadhan terutama menyasar ibu hamil dan menyusui serta anak di bawah usia lima tahun atau balita. "Bahkan di 2026 ini kita akan utamakan di 1.000 hari pertama kehidupan.
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana mengungkap alasan Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap didistribusikan meski saat ini adalah masa libur sekolah.
Kepala BGN Dadan Hindayana mengatakan, tragedi mobil MBG menabrak kerumunan siswa-siswi SDN Kalibaru 01 Cilincing, Jakarta utara menjadi perhatian Prabowo.