Nama Ferdy Sambo disebut-sebut lagi saat ini, setelah muncul film dokumentar kasus kopi sianida dengan judul Ice Cold: Murder, Coffee and Jessica Wongso. Adapun
Instansi Kepolisian Republik Indonesia saat ini sedang menjadi perbincangan hangat publik setelah kasus Ferdy Sambo menyeruak dan menjadi sorotan, Jumat (17/3).
Anak mantan Karo Paminal Hendra Kurniawan buka suara tentang putri Ferdy Sambo, Trisha Eungelica. Setelah Hendra Kurniawan dijatuhkan vonis 3 tahun penjara.
Suryanto, Ayah Irfan Widyanto selaku ayah turut hadir menyaksikan jalannya sidang pembacaan putusan tersebut bersama istri Irfan dan sanak keluarga lainnya.Â
Majelis Hakim PN Jaksel rampung membacakan vonis terhadap terdakwa Obstruction of Justice (OOJ) kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir J dengan terdakwa Irfan Widyanto.Â
Majelis Hakim PN Jaksel rampung membacakan vonis terhadap terdakwa Obstruction of Justice (OOJ) kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir J dengan terdakwa Irfan Widyanto.Â
Nikita Mirzani komentari soal Ferdy Sambo divonis mati dan para terdakwa lainnya masing-masing telah dibacakan vonisnya dalam kasus pembunuhan Brigadir J,(17/2)
Terdakwa obstruction of justice atau perintangan penyidikan tewasnya Yosua Hutabarat alias Brigadir J, Arif Rachman Arifin membalas replik jaksa penuntut umum melalui sidang duplik di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel).
JPU membalas pleidoi atau nota pembelaan terdakwa obstruction of justice (perintangan penyidikan) Agus Nurpatria di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan.
Jaksa penuntut umum menuntut Richard Eliezer dengan tuntutan 12 tahun penjara. Hal ini dibacakan Jaksa Penuntut Umum di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman.
John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.