Bukalapak memutuskan untuk menutup usaha jual beli produk fisik pada e-commercenya dan memilih untuk lebih fokus ke bidang usaha transaksi produk digital.
Pengumuman PHK Bukalapak ini disampaikan melalui Keterbukaan Informasi yang diunggah di laman Bursa Efek Indonesia. Bukalapak sendiri akan menutup layanan produk fisik yang efektif mulai 9 Februari 2025.Â
Bukalapak tidak lagi menyediakan produk-produk penjualan fisik seperti fesyen, kecantikan, peralatan rumah tangga, otomotif, elektronik, dan lain sebagainya.
Bukalapak menyadari penutupan layanan penjualan produk fisik ini akan berdampak pada usaha para pelapak. Karena itu, perusahaan membuat proses transisi
Lapakgaming Battle Arena 2024 yang digelar di Jakarta menghadirkan turnamen game hingga eksibisi teknologi dengan hadiah ratusan juta untuk para pegiat game.
Dalam pengumuman itu PHK dilakukan karena Bukalapak akan melakukan penutupan anak perusahaan. Lini usaha ikut diberhentikan imbas penutupan anak perusahaan itu.