Belum lama tiba di Tanah Air, pendukung Megawati Hangestri Pertiwi kecewa, hal ini terjadi usai pengumuman daftar Best 7 Liga Voli Korea 2024–2025. Sebab Mega dinilai pantas mendapat penghargaan tersebut.
Amalan ini menuntun Megawati Hangestri Pertiwi menjadi ikon di Red Sparks. Tetapi, Megatron malah tak dilirik KOVO menyabet Best 7 Liga Voli Korea 2024-2025.
Liga Voli Korea kembali menjadi perbincangan setelah KOVO mengeluarkan daftar tujuh pemain terbaik musim ini yang didalamnya tidak ada nama Megawati Hangestri.
Megawati Hangestri kembali jadi perbincangan di media sosial meski dirinya sudah tak lagi membela Red Sparks dan memutuskan untuk meninggalkan Liga Voli Korea.
Tidak terpilihnya Megawati Hangestri pun mendapat banyak reaksi dari penikmat voli, khsusunya di Indonesia. Tak lama berselang, KOVO pun mendapat kerugiannya.
Megawati Hangestri disebut-sebut netizen telah memberikan reaksinya setelah pulang ke Indonesia dengan tangan kosong karena tak raih penghargaan di Liga Voli Korea 2024-2025.
Setelah ditinggal Megawati Hangestri, Red Sparks mengalami penurunan performa di V-League 2025/2026. Kondisi tersebut membuat pelatih Ko Hee-jin mengkritik.
Apakah Anda berencana untuk menggunakan mobil listrik saat mudik? Sebelum berangkat, persiapkan tips berikut ini agar perjalanan Anda menjadi aman dan nyaman.
Legenda sepak bola Italia, Luca Toni, mengingatkan Bayern Munich agar tidak meremehkan Atalanta jelang pertemuan kedua tim pada babak 16 besar UEFA Champions League musim ini.
Momentum bulan Ramadan dimanfaatkan oleh Detasemen Polisi Militer (Denpom) IV/2 Yogyakarta untuk menebar kepedulian kepada sesama dengan mengadakan bakti sosial
Komika Pandji Pragiwaksono berharap kasusnya yang diduga menghina suku Toraja dapat diselesaikan melalui restorative justice (RJ). Diketahui, hari ini Pandji
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa mantan Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi sebagai saksi terkait kasus dugaan korupsi jalur kereta api di DJKA