Red Sparks resmi mendapatkan penghargaan bergengsi dari Federasi Bola Voli Korea Selatan (KOVO) meski terseok-seok saat mengarungi Liga Voli Korea 2025-2026.
Belum lama tiba di Tanah Air, pendukung Megawati Hangestri Pertiwi kecewa, hal ini terjadi usai pengumuman daftar Best 7 Liga Voli Korea 2024â2025. Sebab Mega dinilai pantas mendapat penghargaan tersebut.
Amalan ini menuntun Megawati Hangestri Pertiwi menjadi ikon di Red Sparks. Tetapi, Megatron malah tak dilirik KOVO menyabet Best 7 Liga Voli Korea 2024-2025.
Liga Voli Korea kembali menjadi perbincangan setelah KOVO mengeluarkan daftar tujuh pemain terbaik musim ini yang didalamnya tidak ada nama Megawati Hangestri.
Megawati Hangestri kembali jadi perbincangan di media sosial meski dirinya sudah tak lagi membela Red Sparks dan memutuskan untuk meninggalkan Liga Voli Korea.
Tidak terpilihnya Megawati Hangestri pun mendapat banyak reaksi dari penikmat voli, khsusunya di Indonesia. Tak lama berselang, KOVO pun mendapat kerugiannya.
Inter Milan kian dekat meresmikan status permanen Manuel Akanji dari Manchester City. Proses transfer bek Swiss tersebut hanya tinggal tahap administratif.
Perkembangan pola konsumsi keluarga, khususnya bagi ibu dan anak, mendorong hadirnya konsep ritel yang tidak hanya berfokus pada penjualan produk, tetapi juga pengalaman berbelanja.
Harta kekayaan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi suka berbagi kepada warga. Permintaan Kang Dedi Mulyadi (KDM) sebelum Gedung Sate jadi lokasi perayaan Persib
Penggemar voli Indonesia ramai-ramai ajak alihkan dukungan ke Hillstate setelah Red Sparks tidak memilih Megawati Hangestri untuk isi kuota pemain Asia V-League