News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Berkat Amalan ini Jadi 'Ikon' di Red Sparks, Megawati Hangestri Malah Tak Dipilih KOVO Masuk Best 7 Liga Voli Korea 2024-2025

Amalan ini menuntun Megawati Hangestri Pertiwi menjadi ikon di Red Sparks. Tetapi, Megatron malah tak dilirik KOVO menyabet Best 7 Liga Voli Korea 2024-2025.
Rabu, 16 April 2025 - 05:16 WIB
Megawati Hangestri saat berhasil membawa Red Sparks menang.
Sumber :
  • KOVO

tvOnenews.com - Megawati Hangestri selalu mengisi amalan ini saat di Red Sparks yang seharusnya menjadi senjata pamungkas dipilih Federasi Bola Voli Korea Selatan (KOVO) masuk penghargaan Best 7 V-League 2024-2025.

Melalui amalan ini, Megawati Hangestri Pertiwi bisa sukses dan menjadi ikon Red Sparks selama berlaga di Liga Voli Korea sejak 2023.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Akan tetapi, Megawati Hangestri kini dikabarkan sama sekali tidak menjadi pilihan oleh KOVO dalam penghargaan Best 7 Liga Voli Korea musim 2024-2025.

Kabar Megawati Hangestri tidak terpilih Best 7 sejak KOVO mengumumkan penghargaan Liga Voli Korea 2024-2025 yang telah berlangsung pada Senin (14/4/2025), pukul 14.00 WIB.

KOVO telah resmi mendengungkan pengumuman sebanyak tujuh pemain pantas memperoleh penghargaan Best 7 V-League 2024-2025.

Megawati Hangestri
Megawati Hangestri
Sumber :
  • KOVO

 

Gyselle Silva sebagai pemain asing GS Caltex menjadi pilihan KOVO untuk mencatatkan namanya meraih gelar penghargaan Opposite terbaik.

Tak hanya itu, KOVO memilih Gyselle Silva sebagai top skorer di musim reguler. Pengumuman ini mendapat pertentangan luar biasa, khususnya bagi Volimania Indonesia.

Volimania Indonesia melontarkan kekecewaannya kepada KOVO karena pemain yang lebih layak mengisi penghargaan Opposite terbaik adalah sosok Megawati Hangestri.

Penilaian Volimania Indonesia tidak sembarangan mengingat Megawati Hangestri mempunyai statistik luar biasa yang membuat Red Sparks bisa finish di posisi runner-up V-League 2024-2025.

Jika merujuk pada statistik lainnya, Megawati Hangestri juga memperoleh dua kali gelar MVP ketika berkutat di musim reguler.

Sementara, Gyselle Silva hanya memiliki statistik satu gelar MVP dan tok skorer, walaupun catatannya tidak begitu baik ketimbang Megawati Hangestri.

Kemudian, Megawati Hangestri juga memberikan warna baru di voli Korea Selatan, baik dari sisi kepribadian, keahlian, toleransi, hingga menunjukkan spiritual yang begitu tinggi.

Amalan Pamungkas Megawati Hangestri di Red Sparks

Megawati Hangestri dan Vanja Bukilic
Megawati Hangestri dan Vanja Bukilic
Sumber :
  • KOVO

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam suatu kesempatan, Megawati Hangestri tak pernah bosan membicarakan kepribadiannya bermain voli sambil menggunakan hijab.

Menurut Megatron sapaan akrabnya, hijab tidak menghalangi ia bermain voli, bahkan bisa menjadi pemain Opposite berbahaya selama bercokol di Liga Voli Korea.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT