Mantan Manajer Timnas Indonesia yang juga Ketua Badan Tim Nasional (BTN) Sumardji resmi menerima sanksi berat dari Komite Disiplin FIFA. Hukuman tersebut di...-
Timnas Indonesia yang berstatus juara bertahan harus tersingkir lebih awal setelah gagal menembus semifinal. Garuda Muda bahkan gugur di fase grup, sebuah catatan buruk yang terakhir kali dialami Indonesia pada SEA Games 2009
Timnas Indonesia U-22 akan tampil melawan Mali dalam laga uji coba internasional pada 15 dan 18 November 2025 mendatang. Agenda ini pun sekaligus pemusatan latihan jelang SEA Games 2025.Â
Setelah dilakukan pencarian selama tiga hari, jasad kedua korban tenggelam di Alur Jembatan Tano Ponggol, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara, berhasil ditemukan tim penyelam Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Danau Toba, Senin (22/9/2025) sekitar pukul 09.00 WIB.
Badan SAR Nasional (Basarnas) mencari seorang remaja laki-laki yang dilaporkan hilang di Gunung Seulawah, Kecamatan Lembah Seulawah, Kabupaten Aceh Besar. Kepa
Seperti yang diketahui, Timnas Indonesia dijadwalkan menggelar pemusatan latihan alias training camp (TC) terlebih dahulu sebelum berlaga di Piala AFF 2024.
Setelah berhasil mengantarkan Timnas Indonesia U-23 lolos ke putaran Final Piala Asia U-23, pelatih Shin Tae-yong memilih tetap tinggal di Indonesia dan tak ...
Ketua Badan Tim Nasional, Sumardji sangat kecewa dan marah kepada pelatih yang tidak melepas pemainnya untuk mengikuti pemusatan latihan (TC) Timnas Indonesia U-23 2023.
Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman.
John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.