Rezeki sering menjadi salah satu hajat utama yang dipanjatkan oleh banyak umat Islam, meskipun Allah SWT telah menetapkan bagian rezeki bagi setiap makhluk-Nya.
Apabila lisan senantiasa terbiasa berdzikir, maka dosa-dosa yang telah diperbuat akan berguguran. Ada waktu tertentu di mana dzikir justru bisa menambah dosa.
Ketika seorang hamba menghadapi kesulitan lalu berusaha mendekatkan diri kepada Allah SWT, maka Allah akan memudahkan urusan rezekinya dengan rutin mengucapkan dzikir ini
Allah SWT telah menetapkan rezeki bagi setiap hamba sesuai takaran dan kemampuan masing-masing, sehingga setiap orang akan selalu tercukupi. Ini amalan agar rezeki mengalir deras
Tolong baca dzikir Asmaul Husna yang dikenal sebagai âdzikir Malaikat Mautâ adalah Ya Qaabidh dan Ya Jabbar. Dengan mengamalkan Asmaul Husna. Allah SWT
Pada salah satu kajiannya, Ustaz Adi Hidayat pernah mengatakan ada sebuah amalan dzikir yang dapat mendatangkan rezeki secepat kilat. Simak selengkapnya!
Dalam suatu ceramahnya, Ustaz Khalid Basalamah membagikan bacaan dzikir sebelum tidur kepada jemaahnya. Amalan ini mampu menghilangkan dosa sebanyak pasir di dunia seketika hilang.
Rezeki lagi seret? cukup dengan membaca dzikir ini setiap selesai shalat Qobliyah subuh kata Habib Novel Alaydrus rezeki datang dari segala arah, silakan dibaca
Teror terhadap influencer Dj Donny berlangsung berlapis dan semakin berbahaya. Berawal dari kiriman bangkai ayam berisi ancaman, teror itu memuncak dengan pelemparan bom molotov ke rumahnya pada dini hari.
Pagi itu, Andi memotret anak bungsunya yang tengah asyik bermain di antara barisan pohon sawit di Kabupaten Tebo, Jambi. Seperti jutaan petani sawit kecil lainnya
Pelatih Everton, David Moyes, memberikan pujian khusus kepada duet bek tengah Jake O’Brien dan James Tarkowski usai kemenangan meyakinkan 2-0 atas Nottingham Forest
Partai tandang pekan ke-16 akan digelar pada Senin (5/1/2026) mendatang di Stadion Brawijaya, Kediri. Tren positif akan coba dilanjutkan Persib untuk menjaga puncak klasemen Super league 2025-2026 dari kejaran pesaing.
Ustaz Abdul Somad (UAS) berpendapat hukum merayakan Tahun Baru 2026 untuk agama Islam masih boleh, selagi tidak mengikuti ritual keagamaan dan budaya umat lain.