Suara yang menentang langkah Perusahaan Listrik Tokyo Electric Power Company Jepang yang membuang limbah radioaktif ke laut, terus bermunculan. Kali ini, suara lantang datang dari Anggota DPR RI H Rachmat Hidayat.
Kementerian Kelautan Korsel 'dengan tegas' mengajukan keluhan atas Jepang kepada Organisasi Maritim Internasional, jika Tokyo tidak mengikuti rencana awal pelepasan air terkontaminasi dari PLTN Fukushima.
Jelang rencana pembuangan air radioaktif olahan yang disimpan di fasilitas ke laut, Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida berkunjung ke Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Fukushima yang lumpuh.Â
Untuk diketahui pemerintah mengumumkan hasil sidang Isbat 1 Syawal 1447 Hijriah usai azan salat Isya atau hampir pukul 20.00 WIB. Ihwal waktu yang dinilai