News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mengenal Sekolah Balap di Tasikmalaya, Penyumbang Rider Oneprix

Oneprix telah menantang banyak pebalap belia untuk beraksi di lintasan. Dari mana saja para rider muda berasal? Adakah sekolah balap yang mumpuni di Tanah-Air?
Selasa, 12 Juli 2022 - 19:02 WIB
Okky Ristan latih calon-calon pebalap di 86 Ristan Racing School.
Sumber :
  • tvOne

Tasikmalaya, Jawa Barat – Oneprix telah menantang banyak pebalap belia untuk beraksi di lintasan. Dari mana saja para rider muda berasal? Adakah sekolah balap yang mumpuni di Tanah-Air?

Tak mudah untuk menjadi seorang pebalap motor nasional yang berprestasi dan berpengalaman. Tapi kini sudah banyak sekolah balap yang mumpuni di Indonesia yang dapat membantu talenta untuk berkembang menjadi rider profesional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Banyak mantan pebalap maupun yang masih aktif di Oneprix 2022 kini memberikan perhatiaan terhadap pembibitan sejak usia dini. 86 Ristan Racing School menjadi contoh sekolah balap yang telah beroperasi sejak Oktober 2017 dan telah melahirkan banyak rider muda yang turun di kejuaraan di Tanah-Air.

Sang pendiri 86 Ristan Racing School, mantan pebalap Okky Ristan, bercerita bagaimana ia bercita-cita ingin melahirkan bibit-bibit baru berbakat di kota kelahirannya, Tasikmalaya, Jawa Barat.  

“Awal mulanya pengen buka sekolah balap yang pertama karena Tasikmalaya sudah memiliki fasilitas sirkuit permanen. Dan di sini, lumayan banyak calon pebalap, umur 8 sampai 12 tahun, yang sudah main di kejuaraan nasional,” ungkap Okky Ristan.

“Dari melihat banyak anak kecil yang tertarik ikut balap tapi belum terasah dengan benar, akhirnya saya mulai berpikir untuk mendirikan sekolah balap. Kami melakukan pembibitan di sini, mulai dari anak-anak,” lanjut Okky Ristan.

Fasilitas di 86 Racing School terbilang cukup lengkap. Tak hanya motor underbone 150cc, alat pelindung tubuh, juga peralatan balap lain, para calon pebalap yang menimba ilmu juga memperoleh tempat tinggal sementara hingga fasilitas olahraga yang layak.

 

Kelas di Sekolah Balap

Dalam mengelola racing school, Okky Ristan juga membekali para siswa di sekolah balapnya dengan keterampilan balap yang sesuai dengan tingkatan kemampuannya. Ia mengajarkan anak didiknya untuk mengenal dunia balap motor dari sisi teknis maupun skill balap.

“Kami punya kurikulum, yang terbagi menjadi tiga kelas, yakni basic, intermediate, dan pro. Kelas basic ialah untuk orang yang belum mengenal motor sama sekali. Di kelas intermediate, siswa sudah main motor, meskipun bukan road race, atau ingin pindah dari motorcross atau riding style ke road race.”

“Kelas pro untuk pebalap-pebalap yang sudah sering balap dan mau mematangkan kemampuan, misal dari racing line atau memperbaiki gaya balap, kemampuan fisik serta disiplin,” ujar Okky di sela sela kesibukannya saat mengajar.

 

Belajar Sejak Usia Dini

Untuk bisa menjadi pebalap profesional tak cukup hanya mengandalkan bakat. Butuh latihan terus-menerus serta konsisten. Bimbingan dari pebalap berpengalaman di sekolah balap juga bisa menjadi kunci menjadi pebalap berprestasi di kancah nasional maupun internasional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Saya masuk kelas intermediate sekolah balap 86 Ristan Racing Schoool. Setelah belajar, saya bisa mengikuti racing line yang benar dan sering mengikuti kompetisi-kompetisi resmi, seperti Honda Dream Cup, Oneprix, dan kejuaraan daerah Jawa Barat,” ujar Alif Chandra, siswa 86 Ristan Racing Schoool.

“Pada umur 8 tahun, sebaiknya pebalap sudah mulai latihan, mengenal motor. Kalau ingin mengikuti jejak pebalap yang sudah lebih tampil, seperti Dimas yang sudah main di Moto2, sebaiknya belajar di sekolah balap sejak dini,” ujar Okky Ristan mengakhiri pembicaraan. (doe/raw)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pelatih Sassuolo Angkat Topi untuk Jay Idzes, Sebut Kapten Timnas Indonesia itu Layak Dapat Penghormatan Besar

Pelatih Sassuolo Angkat Topi untuk Jay Idzes, Sebut Kapten Timnas Indonesia itu Layak Dapat Penghormatan Besar

Nama Jay Idzes kembali mencuri perhatian, kali ini datang langsung dari Italia. Pelatih Sassuolo akui kapten Timnas Indonesia itu layak dapat penghormatan besar.
Final Four Proliga 2026: Dio Zulkifli Ungkap Faktor Kemenangan Telak Jakarta LavAni Menang Telak Atas Garuda Jaya

Final Four Proliga 2026: Dio Zulkifli Ungkap Faktor Kemenangan Telak Jakarta LavAni Menang Telak Atas Garuda Jaya

Jakarta LavAni meraih kemenangan meyakinkan pada laga pembuka Final Four Proliga 2026 atas Jakarta Garuda Jaya dengan skor 3-0 (25-17, 25-20, 25-17).
Masih Punya Pertandingan Sisa, Seberapa Besar Peluang Persib Juara Lagi?

Masih Punya Pertandingan Sisa, Seberapa Besar Peluang Persib Juara Lagi?

Persib Bandung terus menunjukkan ambisinya dalam perburuan gelar BRI Super League 2025/2026. Dengan komposisi skuad yang dinilai mewah, Maung Bandung diprediksi
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid menyebut atlet panjat tebing Indonesia menolak tawaran naturalisasi dari Turki.
Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi

Trending

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid menyebut atlet panjat tebing Indonesia menolak tawaran naturalisasi dari Turki.
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

IAW soroti penerimaan Bea Cukai yang terkontraksi, desak audit forensik dan reformasi sistemik untuk cegah kebocoran puluhan triliun.
Langkah Tegas Dedi Mulyadi Berantas Nepotisme di Proyek Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni, Lebih Transparan!

Langkah Tegas Dedi Mulyadi Berantas Nepotisme di Proyek Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni, Lebih Transparan!

Dedi Mulyadi siapkan sistem transparan untuk program rutilahu di Jawa Barat. Nepotisme diputus, masyarakat kini bisa ajukan bantuan rumah secara transparan.
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT