News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Makna di Balik Angka-angka Unik Nomor Motor Pebalap motoGP (1)

Assen, Belanda – MotoGP selalu menampilkan pertarungan seru di lintasan sirkuit. Hal menarik lain dari balapan motor paling bergengsi di dunia ialah nomor start para pebalap.
Sabtu, 25 Juni 2022 - 17:52 WIB
Marc Marquez dan Miguel Oliveira punya alasan memilih nomor start.
Sumber :
  • motogp

Assen, Belanda – MotoGP selalu menampilkan pertarungan seru di lintasan sirkuit. Hal menarik lain dari balapan motor paling bergengsi di dunia ialah nomor start para pebalap.

Bagi seorang pebalap, sebuah nomor kendaraan bukan sembarang simbol atau angka tanda peserta balapan. Selain sebagai pembeda dari satu rider ke rider lain, nomor motor juga kadang memiliki arti tersendiri bagi masing-masing pebalap, seperti nomor-nomor identik di balapan bergengsi motoGP.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kejuaraan otomotif paling terkenal, pada kategori kendaraan roda dua, motoGP memukau penonton karena aksi-aksi berani para pebalap di lintasan. Tak hanya keterampilan menggeber motor, rider juga tampil atraktif dengan nomor start yang unik. 

Marc Marquez – 93
Marc Marquez sudah memakai nomor 93 sejak tampil di FIM CEV dan terus menggunakan sampai sekarang di kelas tertinggi, motoGP. Pebalap kelahiran Barcelona, Spanyol, menggunakan nomor 93 karena merupakan dua digit terakhir dari tahun kelahirannya, yaitu 1993.

Bahkan saat menjadi juara dunia kelas utama motoGP sebanyak enam kali, Marc Marquez, yang berhak menggunakan nomor 1, malah tetap setia dengan nomor 93.

Fabio Quartararo – 20
Fabio Quartararo sejatinya berhak memakai nomor 1 di motoGP 2022 karena ia menjadi juara musim 2021. Tetapi memilih tetap setia dengan nomor 20. Pemilihan nomor 20 untuk motornya di motoGP karena Quartararo lahir pada 20 April 1999.

Joan Mir – 36
Seperti Marquez dan Quartararo, Joan Mir yang menjadi juara motoGP 2020 berhak memilih angka 1 sebagai nomor balap pada musim berikutnya, 2021. Namun Joan Mir tetap memakai nomor 36, sebagai penghormatan untuk sepupunya Joan Perello yang pernah turun di Grand Prix dengan nomor sama.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Alex Rins – 42
Ketika mulai membalap, Alex Rins menggunakan nomor 14, lalu berubah menjadi 24. Pada 2008, karena suda ada rider lain dengan nomor 24, ia memilih 42. Tetapi karena alasan komersial, ia memakai nomor 40 pada Moto2 2015. Alex Rins kemudian kembali ke nomor 42 sampai sekarang.

Francesco Bagnaia – 63
Nomor pertama Bagnaia semasa tampil di Moto3 ialah 21. Namun, saat promosi ke Moto 2 pada 2017, ia tak bisa memakai nomor 21 karena sudah jadi milik Franco Morbidelli. Alhasil, Bagnaia memakai nomor 42, yang merupakan penjumlah 21 tambah 21.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi percobaan penyitaan paksa kendaraan oleh kelompok debt collector atau penagih utang atau yang akrab disapa "mata elang" kembali meresahkan warga.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT