Legenda Yamaha Bocorkan Transfer Pembalap Besar di MotoGP 2027, Siapa Saja?
- Reuters
Jakarta, tvOnenews.com - Bursa transfer pembalap MotoGP 2027 akan memberikan kejutan lewat perpindahan para pembalap besar.
Hal itu dibocorkan salah satu legenda balap Yamaha, Jorge Lorenzo yang saat ini menangani Maverick Vinales (KTM Tech3) sebagai pelatih pribadi.

- Instagram/Maverick Vinales
Tanpa menunggu pengumuman resmi, Lorenzo sudah punya gambaran jelas. Ia meyakini Pedro Acosta bakal merapat ke Ducati Lenovo Team, sementara Francesco Bagnaia justru akan mencari tantangan baru bersama Aprilia Racing.
Bahkan, soal masa depan Bagnaia, Lorenzo tak ragu sedikit pun.
“100 persen!” tegasnya.
Lorenzo tahu betul arti sebuah keputusan besar. Dalam kariernya, ia pernah berbagi garasi dengan nama-nama besar seperti Valentino Rossi dan Ben Spies, serta menghabiskan sebagian besar waktunya di Yamaha Factory Racing.
Melihat potensi langkah Acosta dan Bagnaia, ia justru menilai keduanya berada di jalur yang tepat.
“Saya pikir mereka membuat pilihan yang benar. Pedro membuat keputusan yang tepat untuk pergi ke Ducati. Dia akan memiliki paket motor yang sama dengan yang terbaik, seperti Marc. Jadi saya yakin dia akan tampil sangat bagus,” ujar Lorenzo, merujuk pada Marc Marquez.
Sementara itu, untuk Bagnaia, perubahan dianggap sebagai kebutuhan, bukan risiko.
“Dan Pecco juga, dia memang membutuhkan perubahan untuk mulai berpikir lebih positif. Di Ducati, dengan Marc berada di garasi yang sama, dia tidak terlihat segar dan tidak positif. Dan Aprilia juga bukan tim yang buruk! Jadi saya pikir itu akan menjadi langkah yang tepat,” katanya.
Menariknya, Lorenzo pernah merasakan langsung tekanan satu tim dengan Marquez. Namun situasi yang akan dihadapi Acosta nanti bisa berbeda: ia justru datang ke tim yang kemungkinan sudah dipimpin Marquez sebagai pembalap utama.
Apakah itu akan jadi masalah?
“Itu akan sangat menarik!” kata Lorenzo.
“Mungkin di masa depan Marc tidak lagi memiliki keunggulan dua persepuluh detik per lap seperti yang ia miliki sebelumnya ketika Pedro berada di tim yang sama.”
Load more