News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bicara Jujur, Marc Marquez Lebih Ingin Fokus Kembalikan Kondisi Fisik Ketimbang Pertahankan Gelar Juara

Marc Marquez akui dirinya tak terlalu memikirkan soal mempertahankan gelara juara di MotoGP 2026.
Minggu, 15 Maret 2026 - 15:26 WIB
Prediksi top 5 MotoGP 2026 versi Marc Marquez
Sumber :
  • Facebook/MotoGP

Jakarta, tvOnenews.com - Pembalap Marc Marquez digadang-gadang menjadi favorit untuk menyamai rekor delapan gelar juara dunia kelas utama pada musim ini. 

Namun, juara bertahan MotoGP itu menegaskan bahwa kondisi fisik tetap menjadi prioritas utama dibandingkan mengejar tambahan prestasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Marc Marquez
Marc Marquez
Sumber :
  • Instagram.com/marcmarquez93

Pembalap asal Spanyol tersebut sempat mengalami serangkaian cedera serius pada lengan dan mata yang hampir mengancam kariernya sebelum akhirnya meninggalkan Repsol Honda Team dan mengambil keputusan besar dengan bergabung ke Gresini Racing pada 2024.

Meski hanya mengendarai motor Ducati spesifikasi tahun sebelumnya, Marquez mampu kembali bersaing di barisan depan.

Performa impresif itu membuatnya dipilih bergabung dengan tim pabrikan Ducati Lenovo Team untuk musim 2025, mengungguli kandidat lain seperti Jorge Martin yang kemudian justru keluar sebagai juara dunia.

Pada musim 2025, Marquez berhasil mengakhiri puasa gelar selama lima tahun dengan mendominasi kejuaraan. Rekan setimnya, Francesco Bagnaia, bahkan menyebut musim tersebut sebagai musim yang tanpa rival.

Mengenang masa sulit dalam proses comeback-nya, Marquez mengaku pengalaman cedera mengubah cara pandangnya terhadap karier.

“Ketika Anda cedera, Anda seperti berada di dalam sangkar. Tapi begitu dokter sedikit membukanya, Anda langsung melarikan diri,” ujar Marquez dilansir dari laman Crash.

“Dalam tiga tahun masa cedera itu, saya merasa matang dua kali lebih cepat dibandingkan sepuluh tahun ketika saya terus menang,” lanjutnya.

Cedera yang dialaminya juga membuat pembalap berusia 33 tahun itu memprioritaskan kesehatan di sisa kariernya.

“Saya akan langsung menandatangani jika bisa pensiun tanpa cedera lagi. Saya akan setuju untuk itu sekarang juga,” kata Marquez.

“Lalu soal memenangkan gelar juara dunia lagi? Tentu saja saya akan mencoba.”

Meski demikian, Marquez mengakui bahwa kondisi fisiknya masih belum sepenuhnya pulih. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia masih menjalani proses pemulihan setelah mengalami cedera bahu serius pada balapan di Pertamina Mandalika International Street Circuit pada Oktober lalu akibat tersenggol dari belakang oleh Marco Bezzecchi.

“Saya sudah memahami sejak tes di Buriram bahwa pada beberapa momen, terutama di tikungan kanan, saya tidak mampu menyelamatkan motor. Saya kehilangan kendali,” ujar Marquez saat seri pembuka musim di Chang International Circuit.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT