News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pede Duet Marquez-Bagnaia Menggila di MotoGP 2026, Bos Ducati: Situasi Sekarang Berbeda

Davide Tardozzi yakin Francesco Bagnaia bakal lebih berbahaya di MotoGP 2026.
Jumat, 20 Februari 2026 - 17:41 WIB
Dua Rider Ducati, Francesco Bagnaia dan Marc Marquez
Sumber :
  • Ducati Corse

Jakarta, tvOnenews.com - Di tengah bayang-bayang musim 2025 yang tidak konsisten, Francesco Bagnaia justru memasuki MotoGP 2026 dengan aura berbeda. 

Alih-alih meragukannya, manajemen Ducati melihat tanda-tanda kebangkitan dari juara dunia dua kali tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pembalap Ducati Lenovo, Francesco Bagnaia
Pembalap Ducati Lenovo, Francesco Bagnaia
Sumber :
  • Instagram/Francesco Bagnaia

Musim lalu memang bukan periode mudah bagi Bagnaia. Adaptasinya dengan Ducati GP25 tak berjalan mulus. 

Ia hanya meraih dua kemenangan grand prix dan mengakhiri musim di posisi kelima klasemen. 

Situasi makin kontras karena rekan setimnya, Marc Marquez, tampil dominan dan menyabet gelar dunia ketujuh dengan motor yang sama.

Namun, memasuki musim baru, bos Ducati di MotoGP, Davide Tardozzi, melihat perubahan signifikan dalam diri Bagnaia.

"Pada awal tahun, ketika dia kembali dari libur musim dingin, saya menemukan Pecco yang benar-benar berbeda, dengan mentalitas yang berbeda," ujar Tardozzi kepada situs resmi MotoGP.

"Mengingatkan pada versi 2024," kata Tardozzi menambahkan.

Pernyataan itu bukan tanpa dasar. Tardozzi mengungkapkan bahwa komunikasi intens antara manajemen dan Bagnaia—termasuk dengan Gigi Dall’Igna—membantu memulihkan kepercayaan dirinya.

"Jadi, saya pikir Pecco akan menjadi rival yang sangat sulit dikalahkan pada balapan-balapan mendatang," ucapnya.

"Dia orang yang sangat cerdas, jadi kami banyak berdiskusi dengannya, khususnya dengan Gigi (Dall'Igna), dan saya pikir sejak tes Valencia, dia sudah mendapatkan kembali sikap mental yang tepat."

"Kami sangat senang; kami tahu kami memiliki Pecco yang sangat kompetitif."

Salah satu problem utama Bagnaia pada 2025 adalah minimnya rasa percaya diri pada bagian depan GP25. 

Namun, saat menjajal prototipe awal GP26 dalam tes Valencia November lalu, ia mulai menemukan kembali feeling yang sempat hilang. 
Perkembangan itu berlanjut di tes pramusim Sepang, termasuk lewat simulasi sprint yang cukup menjanjikan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski optimisme mulai tumbuh, masa depan Bagnaia di Ducati belum sepenuhnya aman. Isu mengenai potensi duet Marquez dengan Pedro Acosta pada 2027 terus berhembus. 

Situasi itu memicu spekulasi bahwa Bagnaia bisa saja membuka lembaran baru dalam kariernya dengan nama seperti Marco Bezzecchi dan Aprilia turut dikaitkan, mengingat kedekatan mereka di VR46 Academy.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT