News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sempat Saling Sindir, Lando Norris Akhirnya Sepakat dengan Max Verstappen soal Regulasi Teknis Mobil F1 2026

Juara dunia bertahan Formula 1, Lando Norris, akhirnya sepakat dengan banyak kritik yang dilontarkan Max Verstappen terhadap mobil generasi baru musim 2026.
Jumat, 20 Februari 2026 - 15:30 WIB
Max Verstappen dan Lando Norris
Sumber :
  • Formula One

Jakarta, tvOnenews.com - Juara dunia bertahan Formula 1, Lando Norris, akhirnya mengakui bahwa dirinya sepakat dengan banyak kritik yang dilontarkan Max Verstappen terhadap mobil generasi baru musim 2026.

Sejak tes pramusim dimulai, Verstappen menjadi salah satu pengkritik paling keras terhadap mobil F1 2026. Pembalap Red Bull Racing itu bahkan menyebut mobil anyar tersebut “anti-balapan” dan “Formula E dengan steroid”.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Max Verstappen, Lando Norris dan Oscar Piastri di F1 GP Abu Dhabi 2025
Max Verstappen, Lando Norris dan Oscar Piastri di F1 GP Abu Dhabi 2025
Sumber :
  • Reuters/Jakub Porzycki

Sejumlah pembalap lain turut menyuarakan kritik, terutama terkait besarnya porsi manajemen energi pada unit daya yang kini sangat memengaruhi cara membalap.

Pekan lalu di Bahrain, Norris sempat membalas komentar Verstappen. Namun pada Kamis, setelah menjadi yang tercepat di sesi pertama hari kedua tes pramusim kedua, pembalap McLaren itu mengaku sengaja mengambil sudut pandang berbeda dan ternyata setuju dengan banyak kritik terhadap mobil baru tersebut.

“Sejujurnya, saya hanya ingin mengatakan bahwa saya tidak ingin mengeluh tentang apa pun,” kata Norris.

“Saya hanya ingin melihat bagaimana reaksi semua orang.”

“Cukup lucu melihat reaksi semua orang sepanjang pekan ini dan, tentu saja, itu membuat banyak orang berkomentar dan mengatakan banyak hal.”

“Tapi saya hanya ingin melihat reaksi semua orang; itu cukup menghibur. Tapi mobil-mobil ini memang sangat berbeda.”

Norris menambahkan bahwa mobil F1 2026 tetap menyenangkan untuk dikendarai, meski ia mengakui mobil tersebut tidak menawarkan “bentuk balapan yang paling murni”.

“Apakah mobil ini semenyenangkan untuk dikendarai seperti tahun lalu? Tentu tidak,” lanjutnya.

“Apakah ini masih menjadi tantangan dan tetap menyenangkan di lintasan? Ya. Saya jelas tidak akan menukar pekerjaan saya dengan yang lain, saya masih menikmatinya dan ini tetap pekerjaan yang saya cintai.”

“Memang sangat berbeda. Apakah semurni tahun lalu, seindah itu untuk dikendarai, dan terlihat luar biasa?”

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Jelas tidak, dan saya sepakat dengan Max dalam banyak komentarnya; mungkin sebagian besar komentarnya saya setujui.”

“Tapi bukan berarti saya tidak bersenang-senang di lintasan. Ada dua sisi: pada dasarnya saya sepakat dengan pembalap lain karena mereka sudah cukup jelas menyampaikan komentar mereka.”

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT