News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ferrari Temukan Celah Regulasi, Inovasi Sayap Belakang SF-26 Gegerkan Bahrain Jelang F1 2026

Ferrari muncul dengan sayap belakang mobil yang bisa berputara terbalik saat straight mode atau mode lintasan lurus aktif pada tes pramusim F1 2026 di Bahrain.
Jumat, 20 Februari 2026 - 13:30 WIB
Ferrari muncul dengan sayap belakang mobil yang bisa berputara terbalik saat straight mode atau mode lintasan lurus aktif pada tes pramusim F1 2026 di Bahrain.
Sumber :
  • Formula1.com

Jakarta, tvOnenews.com - Tim Scuderia Ferrari menjadi sorotan setelah melakukan inovasi ekstrim pada mobil balap mereka untuk Formulan One (F1) 2026 nanti.

Tim pabrikan asal Italia itu muncul dengan sayap belakang mobil yang bisa berputara terbalik saat straight mode atau mode lintasan lurus aktif.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Perangkat baru Ferrari di SF-26 di tes pramusim F1 2026
Perangkat baru Ferrari di SF-26 di tes pramusim F1 2026
Sumber :
  • Formula1.com

Alih-alih sekadar berubah dari posisi miring ke datar saat mode lintasan lurus aktif, komponen ini benar-benar berputar hingga terbalik.

Desain ini tampaknya menciptakan celah slot lebih besar untuk aliran udara, sehingga hambatan (drag) semakin berkurang. 

Dalam mode downforce normal, permukaan atas sayap lebih kecil dibanding bagian bawah sehingga menciptakan perbedaan tekanan yang menghasilkan downforce.

Saat sayap dibalik, permukaan yang lebih kecil menjadi bagian bawah, sehingga ruang celah udara menjadi lebih besar dibanding flap konvensional yang hanya diluruskan tanpa dibalik.

Jika terbukti efektif, inovasi sayap ini menunjukkan betapa kreatifnya pendekatan teknis yang kini berkembang di Maranello.

Sinyal Positif Dirasakan Lewis Hamilton

Sejumlah perkembangan positif pada SF-26 membuat pembalap Ferrari, Lewis Hamilton kian pede menatap balapan seri perdana F1 2026.

Lewis Hamilton pede bawa Ferrari lebih kompetitif di F1 2026
Lewis Hamilton pede bawa Ferrari lebih kompetitif di F1 2026
Sumber :
  • Instagram/Lewis Hamilton

Jika musim lalu diwarnai fase adaptasi yang tak mudah, kini Lewis Hamilton tampil dengan aura berbeda dengan lebih percaya diri.

Pembalap asal Inggris itu juga mengakui dirinya merasa lebih menyatu dengan mobil baru dan membuatnya lebih optimistis,

Juara dunia tujuh kali itu mengaku musim ini situasinya jauh berbeda dibanding tahun pertamanya di Maranello. 

Pada 2025, ia harus beradaptasi dengan mobil yang bukan sepenuhnya hasil sentuhannya. Namun pada pengembangan SF-26, Hamilton merasa terlibat sejak awal proses.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia bahkan menyebut ada bagian dari dirinya yang melekat pada mobil anyar tersebut.

"Mobil-mobil ini lebih menyenangkan untuk dikendarai. Mereka lebih mudah dikendalikan saat kehilangan kendali mendadak (snaps), berbeda dengan mobil tahun-tahun sebelumnya yang terlalu liar dan sulit diprediksi," kata Hamilton.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT