News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dorna Tiba-tiba Pertimbangkan Potensi Sirkuit Ikonik di F1 ini untuk Menggelar Balapan MotoGP

Dorna Sports secara mengejutkan kembali mempertimbangkan sirkuit ikonik F1 sebagai kandidat tuan rumah MotoGP di masa mendatang.
Selasa, 13 Januari 2026 - 20:22 WIB
MotoGP 2025
Sumber :
  • Reuters

tvOnenews.com - Dorna Sports secara mengejutkan kembali mempertimbangkan sirkuit ikonik F1 sebagai kandidat tuan rumah MotoGP di masa mendatang.

Sirkuit Yas Marina di Abu Dhabi disebut masuk radar evaluasi untuk menggelar balapan MotoGP di masa depan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Informasi tersebut diungkapkan mantan petugas keselamatan FIM, Franco Uncini, yang terlibat langsung dalam proses peninjauan.

Gambaran umum balapan F1 Grand Prix Abu Dhabi, Sirkuit Yas Marina, UEA. (12/12/2021)
Gambaran umum balapan F1 Grand Prix Abu Dhabi, Sirkuit Yas Marina, UEA. (12/12/2021)
Sumber :
  • ANTARA

Menurut Uncini, delegasi Dorna sempat mengunjungi Yas Marina untuk menilai kelayakan lintasan bagi balap motor.

Sirkuit tersebut dikenal sebagai tuan rumah Formula 1 sejak 2009 dan identik dengan balapan penutup musim.

Lokasinya di pulau buatan menjadikan Yas Marina sebagai grand prix senja pertama dalam sejarah F1.

MotoGP sebenarnya sudah mengevaluasi sirkuit ini sejak beberapa tahun lalu.

Saat itu, sejumlah solusi keselamatan dinilai memungkinkan, khususnya di area lintasan yang relatif sempit.

“Beberapa tahun lalu, kami mengunjungi sirkuit Abu Dhabi, karena Dorna ingin menggelar GP di sana,” kata Franco Uncini.

“Selama inspeksi, yang dihadiri oleh Carmelo Ezpeleta, saya sendiri, dan empat pengendara dari Komisi Keselamatan, kami menemukan solusi yang memungkinkan. Dulu, FIA berada di satu pihak dan FIM di pihak lain.” sambung Franco Uncini.

“Saya bekerja keras untuk menyatukan kedua federasi, tetapi dunia otomotif belum siap untuk memberikan konsesi tertentu untuk sepeda motor. Saat ini, lebih mudah untuk mengatur hal-hal tertentu karena Formula 1 dan MotoGP dimiliki oleh entitas yang sama.” tambahnya.

MotoGP 2025
MotoGP 2025
Sumber :
  • Reuters

Isu MotoGP tampil di sirkuit jalanan kembali menguat setelah pernyataan Carmelo Ezpeleta di GP Las Vegas.

Meski begitu, proses homologasi tetap menjadi syarat mutlak bagi MotoGP dan Formula 1.

Uncini menekankan aspek keselamatan tetap menjadi perhatian utama.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Tembok menjadi masalah jika tidak ada area aliran air. Namun, ini bisa dibuat jika tata letaknya memungkinkan. Dinding di jalan lurus bukanlah masalah.” ujar Uncini.

“Akan sangat spektakuler melihat MotoGP di lokasi seperti itu, tetapi Abu Dhabi membutuhkan area pengaman yang memadai. Saat itu, FIA tidak mau mengadaptasinya, bahkan sebagian pun tidak.” lanjutnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT