GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Legenda MotoGP Ini Terang-terangan Menyebut MotoGP Era Modern Sudah Tidak Semenarik Dulu, Ternyata Karena.....

Baru-baru ini, salah satu legenda MotoGP yakni Marco Melandri melontarkan kritik tajam terhadap MotoGP era modern.
Sabtu, 10 Januari 2026 - 15:23 WIB
MotoGP 2025
Sumber :
  • Reuters

tvOnenews.com - Baru-baru ini, salah satu legenda MotoGP yakni Marco Melandri melontarkan kritik tajam terhadap MotoGP era modern.

Marco Melandri dikenal sebagai pemenang lima balapan MotoGP selama kariernya di kelas utama.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia berkompetisi di MotoGP pada periode 2003 hingga 2010 bersama Yamaha, Honda, Ducati, dan Kawasaki.

Setelah itu, Melandri beralih ke WorldSBK pada 2011 dan sempat kembali ke MotoGP pada 2015 bersama Aprilia.

Eks rider MotoGP Marco Melandri
Eks rider MotoGP Marco Melandri
Sumber :
  • Kolase Instagram @marcomelandri33

Namun comeback tersebut berjalan singkat dan tidak sesuai keinginannya, karena hanya bertahan delapan seri sebelum digantikan.

Beberapa waktu lalu, Marco Melandri melontarkan pernyataan pedas terkait kejuaraan dunia balap motor paling bergengsi itu.

Ia dengan tegas menyebut MotoGP era modern tak lagi menghadirkan sensasi seperti masa lalu.

Mantan juara dunia 250cc itu mengaku balapan MotoGP saat ini tidak mampu membangkitkan antusiasmenya sebagai mantan pembalap.

Dalam wawancara dengan Gazzetta dello Sport, Melandri menyampaikan pandangan kritisnya terhadap MotoGP modern.

“Bukannya saya benar-benar suka membuat perbandingan,” katanya.

“Sejujurnya, saya sama sekali tidak menyukainya. Memang benar bahwa balapan saat ini tidak terlalu membuat saya bersemangat.” tambahnya.

MotoGP 2025
MotoGP 2025
Sumber :
  • Reuters

Ia menyoroti minimnya duel ketat akibat perkembangan aerodinamika dan perangkat pengatur ketinggian motor.

“Dan jelas bukan suatu kebetulan bahwa di media sosial, di YouTube, mereka sering menampilkan balapan tahun 2006. Karena ada tiga atau empat dari kami dalam waktu satu detik.” terang Melandri

“Itu tidak mungkin sekarang, karena dengan kecepatan yang mereka miliki, mereka bahkan tidak mampu untuk menjauh satu meter pun.” sambungnya.

MotoGP sendiri bersiap memasuki era baru pada 2027 dengan mesin 850cc dan pembatasan aerodinamika.

Perubahan regulasi tersebut diharapkan mampu mengembalikan daya tarik balapan dan meningkatkan keselamatan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, regulasi baru itu juga menuai kritik karena dinilai belum cukup ketat oleh beberapa legenda.

(akg)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Di Balik Prestasinya, Yolla Yuliana Punya Kisah Cinta dengan Atlet Basket dan Artis Terkenal

Di Balik Prestasinya, Yolla Yuliana Punya Kisah Cinta dengan Atlet Basket dan Artis Terkenal

Di balik prestasinya di lapangan voli, Yolla Yuliana juga memiliki kisah asmara menarik. Dari atlet hingga artis, beberapa pria ternama pernah mengisi hatinya.
Usai Dikritik 'Membosankan', Charles Oliveira Bongkar Strategi Kemenangannya di UFC 326

Usai Dikritik 'Membosankan', Charles Oliveira Bongkar Strategi Kemenangannya di UFC 326

Menuai kritik karena gaya bertarungnya yang mengandalkan gulat, Charles Oliveira akhirnya mengungkap strategi sabar yang membuatnya mengalahkan Max Holloway.
DPR: Telegram Siaga TNI Bukan untuk Sipil, Masyarakat Tak Perlu Cemas

DPR: Telegram Siaga TNI Bukan untuk Sipil, Masyarakat Tak Perlu Cemas

Anggota Komisi I DPR RI, Okta Kumala Dewi, meminta masyarakat tidak perlu khawatir dengan terbitnya Telegram Panglima TNI Nomor TR/283/2026 yang berisi
Sentilan Pedas Conor McGregor ke Charles Oliveira usai Rebut Sabuk BMF: Dia Tidak Pantas

Sentilan Pedas Conor McGregor ke Charles Oliveira usai Rebut Sabuk BMF: Dia Tidak Pantas

Conor McGregor melontarkan kritik pedas kepada Charles Oliveira usai pertarungan perebutan sabuk BMF di UFC 326, menyebut gaya bertarungnya “sangat buruk”.
Hormati Keputusan PN Jakpus soal Vonis Bebas Delpedro Cs, Polda Metro Jaya: Seluruh Proses Dijalankan Sesuai Prosedur

Hormati Keputusan PN Jakpus soal Vonis Bebas Delpedro Cs, Polda Metro Jaya: Seluruh Proses Dijalankan Sesuai Prosedur

Polda Metro Jaya menghormati keputusan majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat yang membebaskan Delpedro Marhaen dan tiga terdakwa lain dalam perkara
KPK Periksa Eks Menhub Budi Karya, Dalami Pengadaan di DJKA

KPK Periksa Eks Menhub Budi Karya, Dalami Pengadaan di DJKA

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa mantan Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi sebagai saksi terkait kasus dugaan korupsi jalur kereta api di DJKA

Trending

Makin Depresi Ditinggal Megawati Hangestri? Pelatih Red Sparks Ungkap Kekecewaan Berat pada Sosok Ini

Makin Depresi Ditinggal Megawati Hangestri? Pelatih Red Sparks Ungkap Kekecewaan Berat pada Sosok Ini

Setelah ditinggal Megawati Hangestri, Red Sparks mengalami penurunan performa di V-League 2025/2026. Kondisi tersebut membuat pelatih Ko Hee-jin mengkritik.
Penuh Haru, Ayah Vidi Aldiano Sebut Doanya Dikabulkan Tuhan Saat Melepas Kepergian Sang Anak

Penuh Haru, Ayah Vidi Aldiano Sebut Doanya Dikabulkan Tuhan Saat Melepas Kepergian Sang Anak

Ayah Vidi Aldiano, Harry Kiss, mengungkap doa yang dikabulkan Tuhan saat melepas kepergian sang anak. Pesannya menyentuh hati banyak orang.
Mau Mudik Lebaran Pakai Mobil Listrik? Sebelum Berangkat Perhatikan Tips Berikut Agar Perjalanan Aman dan Nyaman

Mau Mudik Lebaran Pakai Mobil Listrik? Sebelum Berangkat Perhatikan Tips Berikut Agar Perjalanan Aman dan Nyaman

Apakah Anda berencana untuk menggunakan mobil listrik saat mudik? Sebelum berangkat, persiapkan tips berikut ini agar perjalanan Anda menjadi aman dan nyaman.
Jelang Big Match Liga Champions, Luca Toni Beri Alarm untuk Bayern Munich

Jelang Big Match Liga Champions, Luca Toni Beri Alarm untuk Bayern Munich

Legenda sepak bola Italia, Luca Toni, mengingatkan Bayern Munich agar tidak meremehkan Atalanta jelang pertemuan kedua tim pada babak 16 besar UEFA Champions League musim ini.
Wujud Kepedulian Sosial di Momen Ramadan, Denpom IV/2 Yogyakarta Gandeng Komunitas Jip Santuni Ratusan Anak Panti Asuhan

Wujud Kepedulian Sosial di Momen Ramadan, Denpom IV/2 Yogyakarta Gandeng Komunitas Jip Santuni Ratusan Anak Panti Asuhan

Momentum bulan Ramadan dimanfaatkan oleh Detasemen Polisi Militer (Denpom) IV/2 Yogyakarta untuk menebar kepedulian kepada sesama dengan mengadakan bakti sosial
Usai Diperiksa Bareskrim Polri Terkait Kasusnya soal Toraja, Pandji Berharap Restorative Justice

Usai Diperiksa Bareskrim Polri Terkait Kasusnya soal Toraja, Pandji Berharap Restorative Justice

Komika Pandji Pragiwaksono berharap kasusnya yang diduga menghina suku Toraja dapat diselesaikan melalui restorative justice (RJ). Diketahui, hari ini Pandji
KPK Periksa Eks Menhub Budi Karya, Dalami Pengadaan di DJKA

KPK Periksa Eks Menhub Budi Karya, Dalami Pengadaan di DJKA

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa mantan Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi sebagai saksi terkait kasus dugaan korupsi jalur kereta api di DJKA
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT