Momen Jorge Martin Habis-habisan Latihan Fisik demi Comeback Bareng Aprilia di MotoGP 2026
- Speedweek.com
Jakarta, tvOnenews.com - Jorge Martin serius menatap gelaran MotoGP 2026.
Rider asal Spanyol itu latihan habis-habisan demi mengembalikan kondisi fisiknya untuk bangkit bersama Aprilia di awal musim.
- Instagram/Aprilia
Untuk diketahui, Jorge Martin dikenal sebagai salah satu pembalap dengan kondisi fisik terbaik di lintasan.
Rider asal Spanyol tersebut gemar menjalani latihan berat dan sangat teliti dalam menganalisis data hasil sesi latihannya.
Filosofi tersebut dijalani Martin dengan konsisten. Ia rutin memantau data dari perangkat kebugarannya setiap hari.
“Saya benar-benar terobsesi dengan kondisi fisik. Ini sudah menjadi gaya hidup saya,” ujar Jorge Martin dilansir dari laman Speedweek.
Latihan, pola makan, dan pemulihan menjadi satu kesatuan yang tidak terpisahkan.
“Saya menikmati latihan, olahraga, dan makan sehat. Saya ingin selalu bugar,” lanjutnya.
Ia bahkan menghitung setiap kalori yang masuk dan terbakar demi menjaga performa tetap optimal.
- MotoGP
Bagi Jorge Martin, dedikasi penuh di luar lintasan adalah kunci utama. Tanpa komitmen tersebut, menurutnya, mustahil meraih performa terbaik di MotoGP.
Pada MotoGP Misano 2025 lalu, Jorge Martin sempat berbagi cerita menarik soal latihan dan diskusinya bersama Juara Dunia F1 2025, Lando Norris.
Norris hadir langsung di paddock MotoGP dan melihat dari dekat tuntutan fisik di kelas utama balap motor.
Martin mengungkapkan bahwa Norris terkejut dengan beratnya tuntutan fisik balap motor.
“Lando heran melihat detak jantung saya yang sangat tinggi saat balapan. Dia bilang saat mengemudi F1 kondisinya relatif santai,” ujar Martin.
Menurut Norris, latihan fisik pembalap F1 lebih banyak berfokus pada leher dan sedikit latihan daya tahan.
Perbedaan antara MotoGP dan Formula 1 dinilai sangat besar. Jika pembalap F1 relatif minim bergerak di dalam kokpit, tubuh pembalap MotoGP bekerja keras sepanjang balapan.
Detak jantung saya hampir mencapai 200 denyut per menit selama balapan. Itu sebabnya saya banyak melakukan latihan ketahanan,” kata Martin.
Selain tuntutan fisik, pembalap MotoGP juga memikul tanggung jawab lebih besar saat balapan. Hal ini menuntut konsentrasi serta kondisi fisik yang prima hingga lap terakhir.
Load more