Meski Mendominasi Sepanjang Musim Lalu, Marc Marquez Justru Yakin MotoGP 2026 akan Jauh Lebih Sulit
- Facbook/MotoGP
tvOnenews.com - Marc Marquez menyambut MotoGP 2026 dengan status juara bertahan setelah tampil luar biasa bersama Ducati sepanjang musim 2025.
Pembalap berjuluk The Baby Alien itu mendominasi dengan torehan 11 kemenangan Grand Prix dan 14 kemenangan Sprint Race.
Rangkaian tujuh akhir pekan beruntun dengan raihan poin maksimal antara Aragon hingga Hungaria mengantarnya mengunci gelar lebih awal.
- Ducati Corse
Gelar tersebut menjadi titel MotoGP ketujuh Marquez, sekaligus menyamai pencapaian Valentino Rossi di kelas utama.
Meski berstatus favorit utama, Marc Marquez menegaskan dirinya tak ingin terlena menghadapi musim terakhir era regulasi mesin 1000cc.
“Setiap tahun berbeda, tidak peduli seberapa baik performa Anda di satu tahun, bukan berarti tahun berikutnya akan sama atau lebih baik. Biasanya lebih buruk di awal, karena semua orang mengawasi Anda," kata Marquez.
“Tetapi kita harus bekerja keras musim dingin ini untuk mempersiapkan diri sebaik mungkin, karena akan ada beberapa rival yang sangat tangguh. Ada Alex, runner-up kejuaraan dunia, Bezzecchi, yang mengakhiri tahun dengan performa bagus. Dan Pecco Bagnaia, juara dunia MotoGP dua kali yang menggunakan motor yang sama," lanjutnya.
“Kami memprediksi musim yang sangat intens, terutama bagian pertama.” ungkap Marquez.
- Facbook/MotoGP
Ancaman serius juga datang dari Aprilia yang tampil impresif di paruh kedua MotoGP 2025.
Tim asal Noale mencatat empat kemenangan Grand Prix dan finis sebagai runner-up klasemen pabrikan.
Marco Bezzecchi bahkan sukses menembus tiga besar klasemen pembalap berkat performa konsisten.
Marquez sendiri sempat absen di empat seri terakhir akibat cedera bahu setelah insiden di Grand Prix Indonesia.
Meski begitu, ia tetap unggul jauh di klasemen akhir dan kini fokus pada pemulihan.
Proses rehabilitasi berjalan positif dan Marquez diprediksi siap tampil pada tes pramusim MotoGP 2026 di Sepang.
(akg)
Load more