News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Lebih Berat dari yang Dibayangkan, Pengganti Marc Marquez Akui Adaptasi WorldSBK ke MotoGP Penuh Tantangan

Nicolo Bulega merasakan debut di MotoGP pada akhir musim 2025 setelah dipercaya menggantikan Marc Marquez yang cedera.
Selasa, 30 Desember 2025 - 18:37 WIB
Toprak Razgatlioglu
Sumber :
  • Instagram/Toprak Razgatlioglu

tvOnenews.com - Nicolo Bulega merasakan debut di MotoGP pada akhir musim 2025 setelah dipercaya menggantikan Marc Marquez yang cedera.

Kesempatan itu membuat pembalap Italia tersebut merasakan langsung perbedaan besar antara MotoGP dan WorldSBK.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Perbandingan dua dunia balap itu makin relevan karena sejumlah rider akan bertukar arah dalam waktu dekat.

Toprak Razgatlioglu
Toprak Razgatlioglu
Sumber :
  • Instagram/Toprak Razgatlioglu

Toprak Razgatlioglu dipastikan pindah penuh ke MotoGP pada 2026, sementara Miguel Oliveira justru meninggalkan MotoGP menuju WorldSBK.

Situasi tersebut memunculkan pertanyaan soal transisi mana yang lebih sulit dijalani pembalap profesional.

Bulega tanpa ragu menyebut perpindahan dari WorldSBK ke MotoGP jauh lebih menantang secara teknis.

“Tentu saja Pirelli memberi Anda lebih banyak kepercayaan diri, jadi bagi saya lebih sulit datang dari Superbike ke MotoGP,” kata Bulega.

Ia menilai karakter ban menjadi faktor utama yang mempengaruhi rasa percaya diri pembalap di lintasan.

“Karena Anda datang dari motor yang memberi Anda banyak kepercayaan diri. Dan kemudian Anda pergi ke MotoGP dengan Michelin yang tidak memberi Anda banyak kepercayaan diri,” lanjutnya.

Menurut Bulega, kondisi tersebut memaksa pembalap untuk lebih menahan diri saat mengendarai motor MotoGP.

Nicolo Bulega
Nicolo Bulega
Sumber :
  • Instagram/Nicolo Bulega

“Jika Anda datang dari MotoGP ke Superbike, Anda merasa bahwa Anda dapat melakukan lebih banyak,” ucapnya.

Perbedaan paling mencolok terasa saat pengereman, terutama dalam memanfaatkan ban depan.

“Dengan ban Pirelli, Anda bisa agresif dan menghentikan motor dengan segera,” jelas Bulega.

“Dengan ban Michelin ini, Anda tidak bisa agresif di awal pengereman, Anda harus mengerem lebih lambat.” terangnya.

Ia mengaku harus terus mengingatkan diri sendiri agar tidak membawa kebiasaan lama.

“Saya tidak berkendara secara alami. Saya hanya memikirkan apa yang harus saya lakukan di atas motor,” tambahnya.

Meski demikian, Bulega mampu meraih poin di dua penampilannya bersama Ducati di Portimao dan Valencia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pengalaman tersebut akan menjadi modal penting, terutama saat Ducati mempersiapkan era mesin 850cc pada 2027.

Pada musim itu, Pirelli dan Michelin juga akan bertukar peran sebagai pemasok ban utama.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT