News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dari Francesco Bagnaia hingga Pedro Acosta, Para Pembalap Kompak Keluhkan Padatnya Jadwal MotoGP 2026

Dorna Sports selaku promotor mengumumkan akan ada 22 balapan yang digelar sepanjang MotoGP 2026.
Senin, 29 Desember 2025 - 15:49 WIB
Pedro Acosta bicara soal persaingan gelar juara di MotoGP 2026
Sumber :
  • Instagram/Pedro Acosta

Jakarta, tvOnenews.com - Kalender balap MotoGP 2026 resmi dirilis. Dorna Sports selaku promotor mengumumkan akan ada 22 balapan yang digelar sepanjang musim depan.

Thailand akan jadi tuan rumah seri pembuka. Balapan pertama MotoGP 2026 akan digelar di Sirkuit Internasional Chang (Buriram) pada 27 Februari-1 Maret.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Marc Marquez dan para pembalap di MotoGP Jerman 2025
Marc Marquez dan para pembalap di MotoGP Jerman 2025
Sumber :
  • Reuters

Kemudian Valencia kembali jadi seri penutup yang bakal berlangsung pada 20-22 November 2026.

Akan tetapi, sejumlah pembalap justru mengeluhkan padatnya jadwal balapan musim depan.

Mereka bahkan berharap Dorna Sports mau meninjau ulang musim kompetisi agar lebih manusiawi.

Seperti diketahui, sejak musim balap 2023 lalu MotoGP memakai format sprint race yang berlangsung satu hari sebelum balapan utama.

Dengan kata lain, para pembalap total menjalani balapan sebanyak 44 kali pada MotoGP 2026 nanti.

Menurut para pembalap, musim kompetisi yang terlalu panjang ini membuat kondisi fisik mereka justru makin sulit dijaga kebugarannya. Sebab, latihan fisik menjadi tidak optimal gara-gara jeda di antara balapan terlampau singkat.

"Kami siap untuk segalanya dan saya pikir adil punya kalender seperti ini. Kami menikmati balapan dan, sejujurnya, menjalani lebih banyak balapan di luar Eropa itu menyenangkan dan kami menikmati waktunya," ujar Francesco Bagnaia di laman motorsports.com.

Francesco Bagnaia
Francesco Bagnaia
Sumber :
  • Reuters

"Dalam situasi saya, sejujurnya ini lebih berat, tetapi memang seperti itulah keadaannya, dan bagus bahwa kondisinya seperti ini," lanjutnya.

Senada dengan Pecco, pembalap KTM, Pedro Acosta juga mengeluhkan padatnya jadwal di kelas utama MotoGP.

Menurut Acosta, padatnya jadwal akan sangat sulit bagi para pembalap terutama yang tengah dalam pemulihan cedera.

"Saya pikir jumlahnya baik. Kami menghabiskan banyak waktu bersama tim, dan mendapatkan lebih banyak balapan itu bagus, bahkan dalam momen-momen sulit, untuk menjaga ritme," kata Acosta.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Memang benar ini cukup berat bagi pembalap yang mengalami cedera. Biasanya di masa lalu Anda absen satu atau dua balapan, sekarang Anda bisa absen mungkin empat balapan beruntun jika cederanya tidak terlalu parah," tukasnya.

(aes)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT