News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Manuvernya Halangi Lando Norris di F1 GP Abu Dhabi 2025 Berbuah Penalti, Yuki Tsunoda Klarifikasi: Saya Pikir Bisa...

Yuki Tsunoda akhirnya buka suara terkait insiden dengan Lando Norris pada F1 GP Abu Dhabi 2025 akhir pekan kemarin.
Selasa, 9 Desember 2025 - 15:55 WIB
Dua Pembalap Red Bull, Max Verstappen dan Yuki Tsunoda
Sumber :
  • Facebook/Oracle Red Bull Racing

tvOnenews.com - Yuki Tsunoda akhirnya buka suara terkait insiden dengan Lando Norris pada F1 GP Abu Dhabi 2025 akhir pekan kemarin.

Pada balapan di Sirkuit Yas Marina, Yuki Tsunoda harus menerima penalti waktu lima detik karena manuvernya saat mencoba menahan Lando Norris.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Momen tersebut terjadi ketika Tsunoda mencoba membantu perjuangan Max Verstappen dalam perebutan gelar juara dunia putaran terakhir musim ini.

Dua Pembalap Red Bull, Max Verstappen dan Yuki Tsunoda
Dua Pembalap Red Bull, Max Verstappen dan Yuki Tsunoda
Sumber :
  • Facebook/Oracle Red Bull Racing

Memulai balapan dengan ban keras, Tsunoda memang diproyeksikan Red Bull untuk memainkan peran taktis.

Verstappen harus mengakhiri lomba dengan selisih 12 poin atau lebih dari Norris agar peluang meraih gelar juara dunia F1 2025. 

Pada momen pit stop pertama, Lando Norris terjebak di belakang Tsunoda, menciptakan duel yang langsung menyita perhatian.

Melihat Norris semakin mendekat, Tsunoda sempat menyampaikan keyakinan melalui radio tim kalau dia bisa mengatasi hal tersebut.

“Saya tahu apa yang harus dilakukan, serahkan saja pada saya,” ucap Yuki kepada Red Bull.

Namun, alih-alih menahan Norris di P4, Yuki Tsunoda justru gagal mempertahankan posisinya.

Yuki Tsunoda
Yuki Tsunoda
Sumber :
  • F1

Ketika memasuki zona DRS pertama, Yuki sebenarnya tetap mempertahankan posisi dengan agresif.

Manuver Yuki yang agresif saat menghalangi Norris untuk melewatinya itu langsung mendapat sorotan.

Setelah balapan di Yas Marina berakhir, Yuki Tsunoda langsung menjelaskan pandangannya atas duel tersebut.

“Saya hanya terus memberikan umpan balik secara konsisten di radio, saya bisa tahu dari stres yang mereka alami,” katanya.

Ia menegaskan bahwa dirinya memahami tugasnya dan mencoba bertahan sekuat mungkin sebelum Norris akhirnya tampil lebih cepat.

Tsunoda juga mengungkap alasan mengapa ia tetap mencoba bertahan meski jarak keduanya terus menipis.

“Saya pikir saya bisa bertahan satu putaran lagi. Tapi dia tampil baik dengan memaksimalkan performanya,” ujarnya.

Usai duel tersebut, Tsunoda diganjar penalti lima detik karena pertahanan yang dianggap terlalu agresif, sementara Norris tak mendapat hukuman usai menyalip keluar lintasan.

“Saya harus meninjau kembali apa yang terjadi,” kata Tsunoda menanggapi penalti itu. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Tapi saya juga harus benar-benar meninjau apakah penalti itu memang pantas diberikan lima detik atau tidak, karena itu sangat merugikan balapan saya.” tutupnya.

(akg)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT