News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Banyak Belajar dari Lewis Hamilton, Charles Leclerc Tak Lagi Andalkan Insting Sebelum Balapan

Charles Leclerc mengungkapkan bahwa ia mengubah pendekatannya dalam mempersiapkan balapan setelah mendapat banyak pelajaran dari Lewis Hamilton.
Sabtu, 6 Desember 2025 - 19:54 WIB
Charles Leclerc dan Lewis Hamilton
Sumber :
  • Facebook/Scuderia Ferrari

Jakarta, tvOnenews.com - Charles Leclerc mengungkapkan bahwa ia mengubah pendekatannya dalam mempersiapkan balapan. Ia kini lebih sedikit mengandalkan insting dan lebih fokus pada data, setelah mempelajari banyak hal dari rekan setim barunya, Lewis Hamilton.

Hamilton membuat kejutan besar ketika memutuskan pindah dari Mercedes ke Ferrari untuk musim F1 2025. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Duo Pembalap Ferrari, Charles Leclerc dan Lewis Hamilton
Duo Pembalap Ferrari, Charles Leclerc dan Lewis Hamilton
Sumber :
  • Facebook/Scuderi Ferrari

Kehadirannya menambah tantangan bagi Leclerc, yang sebelumnya mampu tampil lebih baik dari Sebastian Vettel dan Carlos Sainz selama di Ferrari.

Meski demikian, Leclerc tetap menjadi pembalap terdepan Ferrari musim ini. 

Seluruh podium yang diraih Ferrari tahun ini berasal darinya, sementara Hamilton masih kesulitan menampilkan performa kompetitif. 

Namun, Leclerc mengakui bahwa kehadiran juara dunia tujuh kali itu memberikan dampak positif pada cara kerjanya.

Dalam wawancara dengan L’Equipe, Leclerc menjelaskan bahwa ia banyak belajar dari metode kerja Hamilton saat menjalani akhir pekan balapan.

“Saya belajar banyak dari Lewis, terutama soal bagaimana ia bekerja, menganalisis data, dan menentukan data mana yang paling penting baginya,” ujar Leclerc.

“Sebelum ia datang, saya lebih mengandalkan feeling. Sekarang, terutama dalam hal memanaskan ban, saya lebih teliti memperhatikan angka dan data. Lewis sangat disiplin dan detail dalam memahami jendela kerja ban, terutama saat kualifikasi.”

Charles Leclerc tidak menyesali keputusan Ferrari untuk menghentikan pengembangan mobil musim 2025 lebih awal
Charles Leclerc tidak menyesali keputusan Ferrari untuk menghentikan pengembangan mobil musim 2025 lebih awal
Sumber :
  • Reuters/Darko Bandic

Leclerc menambahkan bahwa kehadiran Hamilton memberinya motivasi tambahan untuk meningkatkan diri.

“Saya punya banyak hal untuk dipelajari ketika ia datang. Itu menjadi motivasi besar karena saya bisa membandingkan diri langsung dengannya. Lewis sangat membantu, dan saya tidak pernah merasa berada di bawah bayang-bayangnya,” katanya.

Ferrari sendiri gagal memenuhi ekspektasi pada musim 2025. 

Mobil SF-25 dinilai tidak memiliki keunggulan signifikan dan tampil mengecewakan, berbeda dengan pendahulunya yang lebih kompetitif saat balapan berlangsung.

Sepanjang musim, Leclerc dan Hamilton kerap diminta melakukan “lift and coast” untuk mengelola panas dan konsumsi energi. Hamilton juga terus mengalami kendala pada sektor pengereman.

Rentetan hasil buruk ini memunculkan spekulasi mengenai masa depan Kepala Tim Ferrari, Frederic Vasseur. Ketua Ferrari, John Elkann, bahkan meminta para pembalap untuk “lebih sedikit berbicara” dan fokus memperbaiki performa.

Musim 2026 akan menjadi periode penting bagi Ferrari dengan diberlakukannya regulasi teknis baru. 

Awal musim yang buruk bisa menciptakan situasi tidak kondusif di dalam tim.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Leclerc juga dikabarkan menjadi incaran Aston Martin, sementara posisi Vasseur disebut-sebut bisa terancam apabila Ferrari kembali tampil buruk pada era regulasi baru.

(aes)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT