News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Oscar Piastri Tolak Mentah-mentah Permintaan McLaren untuk Bantu Lando Norris Kunci Gelar Juara F1 2025

Oscar Piastri mengungkapkan hal yang mengejutkan jelang gelaran F1 GP Qatar 2025 yang berlangsung akhir pekan ini.
Jumat, 28 November 2025 - 12:47 WIB
Driver McLaren, Oscar Piastri
Sumber :
  • Facebook/McLaren

tvOnenews.com - Oscar Piastri mengungkapkan hal yang mengejutkan jelang gelaran F1 GP Qatar 2025 yang berlangsung akhir pekan ini.

Menjelang F1 GP Qatar 2025, Oscar Piastri menyebut jika McLaren mengadakan pembicaraan yang meminta dirinya membantu Lando Norris mengunci gelar juara dunia musim ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pembalap asal Australia itu mengungkapkan bahwa McLaren sempat membuka pembahasan internal mengenai kemungkinan mendukung satu pembalap dalam perebutan gelar F1 2025.

Driver McLaren, Oscar Piastri
Driver McLaren, Oscar Piastri
Sumber :
  • Facebook/McLaren

 

Isu ini muncul setelah McLaren mengalami diskualifikasi ganda di F1 GP Las Vegas 2025 lalu. 

Lando Norris yang sebelumnya finis kedua di belakang Max Verstappen harus rela posisinya dianulir, sementara Piastri juga kehilangan hasil finis keempat. 

Tanpa insiden tersebut, Norris seharusnya tiba di Qatar dengan keunggulan 30 poin. 

Namun kini jaraknya hanya 24 poin dari Piastri dan Verstappen, yang memiliki poin sama menjelang dua balapan tersisa.

Situasi ini memunculkan banyak spekulasi, terutama dari para analis yang menilai McLaren perlu mengutamakan Norris demi menghindari kegagalan seperti tahun 2007. 

Kala itu, mereka kehilangan gelar dari Kimi Raikkonen karena tidak menentukan pembalap utama antara Lewis Hamilton dan Fernando Alonso.

Driver McLaren, Oscar Piastri
Driver McLaren, Oscar Piastri
Sumber :
  • Facebook/McLaren

 

Mendengar hal tersebut Piastri mengatakan jika dirinya dengan tegas menolak ide dari McLaren itu.

Meski tekanan eksternal cukup besar, McLaren tampaknya masih memegang prinsip membiarkan kedua pembalapnya bertarung bebas.

Oscar Piastri pun menegaskan dirinya tidak akan menerima instruksi untuk membantu Norris.

“Kami telah berdiskusi singkat dan jawabannya adalah tidak,” ujar Piastri. 

“Poin saya masih sama dengan Max dan memiliki peluang bagus untuk tetap menang jika hasilnya sesuai harapan saya. Begitulah cara kami bermain.” lanjutnya,

Piastri menegaskan bahwa dirinya masih sangat kompetitif dalam perebutan gelar, dan keputusan McLaren memberinya kebebasan penuh untuk bertarung membuat peluangnya tetap terbuka.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan hanya 58 poin tersisa di dua balapan terakhir, persaingan semakin panas, dan Piastri tidak berniat menjadi pembalap kedua siapa pun.

Kini, pertarungan tiga pembalap antara Norris, Piastri, dan Verstappen dipastikan akan menjadi sorotan utama menuju akhir musim F1 2025.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT