News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

MotoGP 2025 Resmi Berakhir, Fabio Quartararo Langsung Minta Yamaha Fokus ke Musim Depan: Saya Tidak Punya Waktu!

MotoGP 2025 telah resmi berakhir, dan Fabio Quartararo langsung mengalihkan perhatian pada masa depan Yamaha pada tes di Valencia.
Rabu, 19 November 2025 - 15:55 WIB
Rider Yamaha, Fabio Quartararo
Sumber :
  • REUTERS/Stephane Mahe

 

tvOnenews.com - MotoGP 2025 telah resmi berakhir, dan Fabio Quartararo langsung mengalihkan perhatian pada masa depan Yamaha pada tes di Valencia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pembalap asal Prancis itu kembali menegaskan bahwa waktunya tidak banyak, terutama menyangkut proyek mesin V4 yang akan menentukan langkahnya pada musim 2027.

Yamaha sendiri sudah memastikan perubahan besar. Mereka resmi meninggalkan mesin Inline-4 yang dipakai bertahun-tahun dan mulai mengembangkan konfigurasi V4 untuk musim 2026.

Rider Yamaha, Fabio Quartararo
Rider Yamaha, Fabio Quartararo
Sumber :
  • REUTERS/Stephane Mahe

 

Prototype awal itu sudah diuji Augusto Fernandez sebagai wildcard di Valencia dan finis di posisi ke-16. Meski begitu, masalah utama yakni feeling bagian depan ternyata masih belum hilang.

Quartararo berharap tes hari Selasa bisa memberi gambaran lebih jelas. Ia sempat mencoba YZR-M1 V4 versi awal di Misano pada September lalu dan tidak terlalu terkesan.

Namun ia menegaskan tetap berharap motor baru itu punya performa yang setidaknya mendekati mesin inline yang ia gunakan pada 2025.

“Harapannya, bagi saya, adalah setidaknya memiliki motor yang bisa saya kendarai dengan kecepatan yang kurang lebih sama dengan yang ini,” ujarnya.

“Jika tidak, akan sulit bagi Yamaha, bagi saya. Pada akhirnya, tidak banyak waktu antara tes di sini dan tes di Malaysia. Kurang lebih sama seperti dari Misano ke sini. Jadi, inilah harapan saya.” tambahnya.

Fabio Quartararo pun menjelaskan kalau tes di Valencia ini sangat penting bagi masa depannya.

“Saya tidak punya waktu. Jadi, ini akan penting. Saya juga akan mendapatkan gambaran yang jelas setelah tes ini. Saya hanya ingin mencoba membuatnya berhasil, dan jika tidak, inilah saatnya untuk melakukan perubahan.” terang Fabio Quartararo.

Quartararo juga menilai wajar jika Yamaha tetap membawa satu mesin Inline-4 ke tes Valencia demi perbandingan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Saya pikir seharusnya sudah tepat untuk memiliki satu mesin empat silinder segaris, masih belum selamat tinggal, dan sebuah mesin V4,” katanya.

Ia mengaku feeling depan motor lamanya masih jauh lebih baik.
Bahkan saat kembali ke mesin Inline-4 di Misano, catatan waktunya meningkat signifikan.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT