News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sebut Perjuangan KTM di MotoGP 2025 Sia-sia, Pedro Acosta Tegaskan Dirinya Ingin Bisa Bertarung Perebutkan Gelar Juara

Penampilan solid Pedro Acosta bersama tom Red Bull KTM sepanjang gelaran MotoGP 2025 ternyata belum membuatnya puas.
Selasa, 18 November 2025 - 22:05 WIB
Pedro Acosta
Sumber :
  • Reuters

 

tvOnenews.com - Penampilan solid Pedro Acosta bersama tom Red Bull KTM sepanjang gelaran MotoGP 2025 ternyata belum membuatnya puas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pembalap Red Bull KTM itu menyebut perjuangan timnya terasa sia-sia karena tak sesuai ambisi utamanya.

Di balapan penutup musim di Valencia, Acosta sempat bertahan di posisi ketiga hampir sepanjang paruh kedua lomba.

Pedro Acosta
Pedro Acosta
Sumber :
  • Reuters

 

Namun ia harus merelakan podium setelah Fabio Di Giannantonio menyalipnya pada dua lap terakhir.

Hasil itu menempatkan Acosta di posisi empat klasemen akhir, unggul dari Francesco Bagnaia yang terjatuh bersama Johann Zarco di lap pertama.

Meski begitu, pencapaian tersebut bukan tujuan yang ia bayangkan saat naik ke kelas MotoGP.

“Memulai musim ini, di mana saya berada di posisi ke-11 sebelum Jerez, bukanlah comeback yang buruk. Konsistensi yang sangat baik di posisi lima besar,” kata Pedro Acosta.

“Tapi masih banyak yang kurang. Saya datang ke sini dengan mimpi untuk mencoba memperebutkan kejuaraan dan ini bukan hasil yang kami dapatkan pada akhirnya,” lanjutnya.

Acosta mengakui peningkatan signifikan dalam gaya balap dan pengelolaan ritme sepanjang musim. Namun ia menegaskan bahwa semua itu belum cukup untuk menantang gelar.

“Saya belajar banyak, saya menjadi jauh lebih baik sebagai rider, lebih konsisten, saya tahu di mana posisi saya,” ujarnya.

“Tapi sekarang saya ingin lebih.” tegasnya.

Ia merasa sudah memberikan seluruh kemampuannya tanpa banyak kesalahan. Namun batas performa motor membuatnya kesulitan menembus persaingan papan atas secara konsisten.

“Sekali lagi, bahkan untuk membuat balapan dengan sempurna, batas kami adalah podium dan itu pun tidak selalu untuk ini. Kami harus memeriksanya,” tambahnya.

“Kami meningkat, tetapi kami berjuang tanpa hasil,” Ujar Acosta.

Acosta kembali menegaskan ambisinya ketika pertama kali memilih KTM dimana dirinya mengaku ingin berjuang untuk bisa memenangkan kejuaraan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Saya sudah mengatakan dengan jelas ketika saya bergabung dengan KTM bahwa saya ingin berjuang untuk kejuaraan dan untuk apa kami berjuang? Tanpa hasil,” tutupnya.

(akg)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT