News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tetap Realistis Meski Masih Punya Peluang Juara Musim Ini, Max Verstappen Menyayangkan Red Bull Kehilangan....

Max Verstappen tampil menggila di F1 GP Brasil 2025 setelah start dari pit lane dan berhasil finis di posisi ketiga.
Rabu, 12 November 2025 - 14:56 WIB
Pembalap Red Bull, Max Verstappen
Sumber :
  • Facebook/Oracle Red Bull Racing

 

tvOnenews.com - Max Verstappen tampil menggila di F1 GP Brasil 2025 setelah start dari pit lane dan berhasil finis di posisi ketiga.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hasil itu membuatnya menjadi pembalap pertama sejak Lewis Hamilton pada 2014 yang naik podium meski memulai balapan dari pit.

Setelah gagal lolos dari Q1 untuk pertama kalinya sejak Rusia 2021, Red Bull mengambil langkah berani dengan menarik mobil Verstappen dari parc fermé.

Pembalap Red Bull, Max Verstappen
Pembalap Red Bull, Max Verstappen
Sumber :
  • Facebook/Oracle Red Bull Racing

 

Keputusan ini memungkinkan tim memberinya unit daya baru serta mengubah setelan mobil secara besar-besaran demi meningkatkan performa.

Langkah berisiko itu akhirnya berbuah manis. Meski sempat mengalami kebocoran ban di awal balapan, Verstappen tampil agresif dan menyalip banyak pembalap hingga finis ketiga, hanya terpaut satu detik dari Kimi Antonelli.

Berbicara kepada Sky Sports F1, Max Verstappen memuji keputusan Red Bull yang berani mengambil risiko demi hasil lebih baik.

“Setelahnya mudah untuk mengatakannya. Saya rasa yang saya suka adalah, ya, memang sulit bagi kami, tetapi tim tidak pernah menyerah,” kata Verstappen.

“Kami selalu ingin menjadi lebih baik. Kami tidak puas dengan posisi kedua karena jika tidak, Anda dapat dengan mudah berkata setelah sprint ‘jangan sentuh mobil, kami tidak terlalu buruk, jangan ambil risiko’. Saya rasa itu bukan penalti bagi tim,” tambahnya.

“Kami selalu ingin mencoba dan menemukan performa yang lebih baik. Itu tidak berhasil di kualifikasi, tetapi itu memungkinkan kami untuk mengubah mobil lagi dan membuatnya jauh lebih kompetitif hari ini." lanjutnya.

Max Verstappen
Max Verstappen
Sumber :
  • F1

 

Meski begitu, Max Verstappen sangat menyenangkan perform Red Bull di awal musim F1 2025 yang cukup sering kehilangan poin. 

Hasil di F1 GP Brasil 2025 membuat Verstappen kini tertinggal 49 poin dari Lando Norris dengan tiga seri dan satu sprint tersisa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami sudah kehilangan terlalu banyak poin dari awal musim hingga pertengahan musim," ujarnya. 

"Kami harus realistis. Kami akan tetap berusaha hingga akhir musim untuk meraih kemenangan lagi." tutupnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT