News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kepala Tim McLaren Akhirnya Ungkap Alasan Sebenarnya Lando Norris Bisa Unggul dari Oscar Piastri di F1 GP Meksiko 2025

Kepala tim McLaren, Andrea Stella, akhirnya menjelaskan penyebab utama mengapa Lando Norris tampil jauh lebih dominan dibanding Oscar Piastri di F1 GP Meksiko 2025.
Sabtu, 1 November 2025 - 15:33 WIB
Duo McLaren, Lando Norris dan Oscar Piastri di F1 2025
Sumber :
  • X @f1

tvOnenews.com - Kepala tim McLaren, Andrea Stella, akhirnya menjelaskan penyebab utama mengapa Lando Norris tampil jauh lebih dominan dibanding Oscar Piastri di F1 GP Meksiko 2025.

Andrea Stella menjelaskan kalau perbedaan performa kedua pembalap itu bukan karena faktor teknis mobil.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya hal tersebut terjadi karena karakter lintasan dan gaya mengemudi masing-masing.

Duo McLaren, Lando Norris dan Oscar Piastri di F1 2025
Duo McLaren, Lando Norris dan Oscar Piastri di F1 2025
Sumber :
  • X @f1

 

Stella mengungkap bahwa sirkuit di Texas dan Meksiko memiliki permukaan lintasan dengan tingkat cengkeraman yang rendah.

Kondisi ini, katanya, lebih cocok dengan gaya mengemudi Norris yang agresif dan responsif, sementara Piastri justru kesulitan beradaptasi dengan situasi tersebut.

“Gaya mengemudi Lando lebih sesuai untuk lintasan dengan grip rendah seperti di Meksiko,” jelas Andrea Stella.

Piastri sendiri mengakui bahwa dirinya memang belum menemukan ritme terbaik.

Dalam wawancara bersama Sky Sports seusai balapan, pembalap asal Australia itu mengatakan bahwa ia harus banyak belajar dari pengalaman di akhir pekan ini.

“Ada banyak pertarungan di luar sana, ya. Sulit untuk mengetahuinya. Saya merasa sepanjang balapan selalu berada tepat di belakang seseorang,” ujar Piastri.

Pembalap McLaren Oscar Piastri
Pembalap McLaren Oscar Piastri
Sumber :
  • Instagram @oscarpiastri

 

Ia juga menambahkan bahwa masalah utama yang dihadapinya adalah efek udara kotor dari mobil di depannya.

Hal itu membuat mobilnya sulit dikendalikan dan menghambat kecepatan di beberapa sektor penting lintasan.

“Saya hanya kesulitan dengan udara kotor, jadi itu cukup sulit. Saya rasa hal terpenting bagi saya adalah mencoba mempelajari hal-hal yang ingin saya pelajari hari ini,” lanjutnya.

Meski finis di posisi kelima, Piastri tetap berusaha mengambil sisi positif dari hasil tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kalau saya sudah membuat kemajuan, saya akan senang. Ketika rekan setim Anda memenangkan balapan, finis di posisi kelima bukanlah hal yang luar biasa,” tutupnya.

(akg)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT