News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Terkesan dengan Performa Adik Valentino Rossi, Honda Tiba-tiba Bandingkan dengan Marc Marquez di MotoGP yang Lemah Dalam...

Performa dari adik Valentino Rossi yakni Luca Marini di MotoGP San Marino 2025 ternyata membuat Honda terkesan.
Jumat, 19 September 2025 - 21:10 WIB
Marc Marquez
Sumber :
  • Instagram.com/marcmarquez93

tvOnenews.com - Performa dari adik Valentino Rossi yakni Luca Marini di MotoGP San Marino 2025 ternyata membuat Honda terkesan.

Bahkan, catatan pembalap Italia itu sampai dibandingkan dengan kelemahan Marc Marquez di lintasan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Honda menemukan hal menarik dari cara Marini menguasai tikungan cepat, terutama di sektor kanan yang selama ini jadi titik lemah Marquez, termasuk di Misano.

Luca Marini
Luca Marini
Sumber :
  • HRC

 

Salah satu contohnya ada di Tikungan 11 atau Curvone, salah satu tikungan kanan paling ikonik di kalender MotoGP yang menuntut kecepatan tinggi.

Di sektor itu, pembalap bisa tetap membuka gas saat masuk tikungan dan langsung kembali pada tenaga maksimum ketika mencapai sudut kemiringan.

Marini mengaku unggul dibandingkan banyak pembalap lain di area tersebut. Menurutnya, itu juga yang membuat Honda kagum saat melihat data performanya.

"Tikungan 11. Saya melaju dengan kecepatan tinggi di tikungan, lebih cepat dari pembalap lain, tentu saja," ujar Marini. 

"Dan Honda juga cukup terkesan." lanjutnya.

"Juga karena sebelumnya mereka selalu kesulitan dengan Marc Marquez setiap tahun, lalu mereka melihat data saya dan berkata 'Kerja bagus'." terang Marini.

Marc Marquez
Marc Marquez
Sumber :
  • Instagram.com/marcmarquez93

 

Marini menjelaskan, meski Curvone terasa mengintimidasi, ia sudah terbiasa sejak di Moto2. Menurutnya, rasa tidak nyaman di tikungan itu justru sesuatu yang normal.

"Memang mengintimidasi, tetapi tergantung bagaimana Anda merasakannya," kata Marini. 

"Sejak Moto2, balapannya selalu begitu dan itu normal." lanjutnya.

Marini juga menegaskan dirinya selalu kuat di tikungan cepat kanan di berbagai sirkuit. Hal ini memberinya keuntungan besar saat bertarung di lintasan.

Namun, ia menilai sektor tersebut bukan area untuk menekan lawan, melainkan sekadar mencari keuntungan kecil dalam catatan waktu.

"Menyerang? Tidak," tegasnya. 

"Untuk waktu putaran, ya, Anda bisa mendapatkan setidaknya sepersepuluh." tegas Marini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan keunggulannya di Curvone, Marini sukses naik ke posisi ketujuh usai menyalip Fabio Quartararo yang sempat merosot ke peringkat kedelapan.

(akg)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT