News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Klasemen Akhir Red Bull Rookies Cup 2025: Veda Ega Pratama Heroik Jadi Runner-up, Peluang Naik Kelas ke Moto3 Terbuka Lebar

Klasemen akhir Red Bull Rookies Cup 2025, di mana pembalap Indonesia yakni Veda Ega Pratama membuka kans naik kelas ke Moto3 usai keluar sebagai runner-up musim ini.
Minggu, 14 September 2025 - 17:58 WIB
Veda Ega Pratama pembalap Indonesia.
Sumber :
  • Gold & Goose/Red Bull Content Pool

Jakarta, tvOnenews.com - Klasemen akhir Red Bull Rookies Cup 2025, di mana pembalap Indonesia yakni Veda Ega Pratama membuka kans naik kelas ke Moto3 usai keluar sebagai runner-up musim ini.

Para pembalap muda telah menyelesaikan rangkaian balapan Race 2 di San Marino yang juga menjadi seri penutup Red Bull Rookies 2025, di Sirkuit Misano pada Minggu (14/7/2025).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada seri balapan penutup, David Gonzalez keluar sebagai pemenang usai menjadi yang tercepat di race 2.

Gonzalez berhasil mengasapi kompatriotnya  Brian Uriarte, di posisi kedua, dan pembalap Argentina yakni Marco Morelli melengkapi podium ketiga.

Sementara pembalap Indonesia yakni Veda Ega Pratama finis di posisi kelima usai bersaing dengan sengit melawan rider muda lainnya.

Veda sejatinya finis di posisi keempat, namun ia terkena hukuman penalti 3 detik yang akhirnya membuat ia menempati posisi kelima.

Meski demikian, Veda Ega Pratama berhasil menjadi runner-up pada musim ini usai mengemas 181 poin pada klasemen akhir Red Bull Rookies Cup 2025.

Ia hanya selisih 10 poin dari Hakim Danish (Malaysia)yang ada di posisi ketiga dengan 171 poin.

Sepanjang musim keduanya di Red Bull Rookies, Veda telah meraih tiga kemenangan dan tiga podium pada tahun 2025 ini.

Sementara Brian Uriarte keluar sebagai juara usai menjadi pemuncak klasemen dengan torehan akhir 236 poin.

Walau menjadi runner-up, namun Veda berpeluang promosi atau naik kelas ke ajang Moto3 2026 mendatang.

Melansir informasi tambahan dari @gpracingindonesia di Instagram, Veda memiliki kans dengan memanfaatkan kelonggaran 'konsesi minimum umur'.

Sebab regulasi resmi menyatakan bahwa setiap pembalap yang akan memulai debut di kejuaraan Moto3, diwajibkan berusia minimal 18 tahun. 

Akan tetapi untuk pembalap yang berhasil masuk tiga besar klasemen akhir Red Bull Rookies Cup dan JuniorGP, diperbolehkan debut di usia kurang dari 18 tahun.

Namun belum diketahui tim mana yang akan diperkuat Veda jika naik kelas ke Moto3 musim depan.

Berikut klasemen akhir Red Bull Rookies Cup 2025, Minggu (14/9/2025):

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

1. Brian Uriarte (Spanyol) - 236 poin

2. Veda Ega Pratama (Indonesia) - 181 poin

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT