News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Lewis Hamilton Ungkap Permasalahan yang Tak Terduga di Mobil Ferrari, Terang-terangan Bilang Kalau Mobil SF-25 Itu...

Lewis Hamilton mengalami hari yang cukup sulit bersama Ferrari dalam sesi latihan bebas Grand Prix Belanda 2025 di Zandvoort, Jumat (29/8/2025).
Sabtu, 30 Agustus 2025 - 15:05 WIB
Lewis Hamilton
Sumber :
  • Facebook/Scuderia Ferrari

tvOnenews.com - Lewis Hamilton mengalami hari yang cukup sulit bersama Ferrari dalam sesi latihan bebas Grand Prix Belanda 2025 di Zandvoort, Jumat (29/8/2025).

Juara dunia tujuh kali itu mencatat hasil kurang maksimal setelah dua kali mengalami spin dengan mobil SF-25 miliknya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski sempat keluar jalur, Hamilton masih bisa menutup sesi FP2 di posisi keenam. 

Lewis Hamilton
Lewis Hamilton
Sumber :
  • Facebook/Scuderia Ferrari

 

Catatan waktunya terpaut lebih dari delapan persepuluh dari Lando Norris di puncak.

Sementara itu, rekan setimnya, Charles Leclerc, juga tidak tampil lebih baik. 

Pembalap asal Monako itu harus puas menempati posisi kedelapan secara keseluruhan.

Hamilton sendiri kehilangan kendali Ferrari saat melewati tikungan kiri berkecepatan tinggi. Untungnya, ia mampu menghindari tabrakan keras dengan pembatas lintasan.

Di FP2, Hamilton kembali berputar, kali ini ketika melebar di Tikungan 9. Insiden itu membuatnya kehilangan ritme di fase akhir latihan.

Lewis Hamilton di Ferrari
Lewis Hamilton di Ferrari
Sumber :
  • Facebook/Scuderia Ferrari

 

Meski demikian, Hamilton tetap mencoba mengambil sisi positif dari situasi tersebut. Ia menilai insiden itu akibat dorongan agresifnya untuk mencari limit mobil.

“Mobilnya cukup sulit ditebak. Yang kedua? Saya menyentuh rumput, patah. Ya sudahlah. Saya mendorong, dan itu positif, kurasa. Tapi semoga tidak lebih.” kata Lewis Hamilton.

Hamilton percaya ada ruang untuk perbaikan pada pengaturan mobil, meski ia mengakui sulit menandingi kecepatan McLaren yang tampil dominan di latihan Jumat.

“Sebelum putaran saya, saya rasa saya unggul sekitar sepersepuluh. Lalu saya unggul lagi sepersepuluh setengah di tikungan terakhir,” tambahnya.

“Kami masih harus memperbaiki pengaturannya. Dari segi kecepatan, kami sudah berada di posisi kami saat ini.” terang Hamilton

“Aku tidak tahu di mana kita akan menemukan delapan persepuluh, sungguh. Tapi kita akan coba.” tutupnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hamilton pun berharap Ferrari bisa menemukan arah yang tepat di FP3 dan kualifikasi agar lebih kompetitif menghadapi Norris dan McLaren.

(akg)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT