News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gigi Dall’Igna Tiba-tiba 'Ultimatum' Francesco Bagnaia dan Ducati Team Jelang MotoGP Hungaria 2025

Manajer Ducati, Gigi Dall’Igna memberikan ultimatum kepada Francesco Bagnaia dan tim Borgo Panigale jelang MotoGP Hungaria 2025.
Kamis, 21 Agustus 2025 - 15:19 WIB
Kepal;a tim Ducati Lenovo, Gigi Dall’Igna
Sumber :
  • Ducati Corse

Jakarta, tvOnenews.com - Manajer Ducati, Gigi Dall’Igna memberikan ultimatum kepada Francesco Bagnaia dan tim Borgo Panigale jelang MotoGP Hungaria 2025.

Ultimatum ini menyusul kegagalan Francesco Bagnaia yang gagal meraih podium di MotoGP Austria 2025, di Sirkuit Red Bull Ring pada Minggu (17/8/2025) malam WIB.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saat itu Bagnaia selaku rider dengan kemenangan terbanyak yakni juara dalam tiga musim secara beruntun di Red Bull Ring hanya finis di peringkat kedelapan. Berbeda dengan rekan setimnya yakni Marc Marquez yang menjadi juara di seri balapan ke-13 pada musim ini.

Kemudian pembalap asal Italia itu gagal mencetak poin pada sprint race karena masalah ban, dan gagal di balapan utama setelah kehilangan kecepatan yang sempat menjanjikan saat latihan Jumat.

Sehingga tak bisa dipungkiri bahwa kegagalan rider yang akrab disapa Pecco itu pun membuat kecewa Manajer Ducati Gigi Dall’Igna.

Bahkan Gigi Dall’Igna memberikan ultimatum untuk Ducati dan Pecco, di mana ia menyatakan bahwa mereka harus menghadapi kekecewaan secara terbuka usai sang juara bertahan tampil mengecewakan dalam balapan MotoGP Austria 2025 akhir pekan lalu.

Kemudian saat diwawancarai oleh Sky Italia, sang manajer mengatakan bahwa performa Bagnaia di Austria “kurang menggigit” dan menyesalkan bahwa setiap balapan yang tidak maksimal adalah “kesempatan yang terbuang untuk berkembang”.

Dall’Igna mengutarakan pandangan lebih tenang, seraya meminta semua pihak untuk tetap optimistis dan bekerja sama dalam menghadapi tekanan kompetisi.

“Pecco mencoba keras untuk meraih podium yang tampak bisa dicapai,” kata Dall’Igna dikutip dari Crash.

“Akhir pekan ini dimulai dengan sangat positif, tapi kemudian arah berubah karena berbagai insiden di sprint maupun race utama.” tambahnya.

Ia menambahkan bahwa masih ada hal positif yang bisa diambil dari hasil mengecewakan ini. 

"Kami tak pernah meragukan potensi sang juara maupun motornya," katanya.

Sementara itu, Pecco Bagnaia terlihat frustrasi usai balapan dan mengaku semakin kehabisan kesabaran terhadap Ducati yang belum juga menemukan solusi atas performa GP25 miliknya.

Bagnaia kini terpaut 197 poin dari Marc Marquez, yang secara konsisten tampil lebih baik sejak pertengahan musim. Dalam enam seri terakhir, Marquez bahkan mengumpulkan lebih banyak poin daripada total poin Bagnaia sepanjang musim.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kini para pembalap tengah bersiap tampil di MotoGP Hungaria 2025 pada Minggu (24/8/2025) akhir pekan ini.

(ant/nad)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT