News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Marc Marquez Tebar Ancaman Jelang MotoGP Austria 2025, The Baby Alien Siap Akhiri Catatan Buruk di Red Bull Ring

Pembalap Ducati Lenovo, Marc Marquez menebar ancaman jelang tampil di MotoGP Austria 2025 akhir pekan ini, di mana dirinya siap mengakhiri catatan buruk saat membalap di Sirkuit Red Bull Ring.
Kamis, 14 Agustus 2025 - 09:14 WIB
Marc Marquez
Sumber :
  • MotoGP

Jakarta, tvOnenews.com - Pembalap Ducati Lenovo, Marc Marquez menebar ancaman jelang tampil di MotoGP Austria 2025 akhir pekan ini, di mana dirinya siap mengakhiri catatan buruk saat membalap di Sirkuit Red Bull Ring.

Para pembalap saat ini tengah bersiap tampil di seri balapan ke-13 yakni MotoGP Austria 2025, yang berlangsung di Sirkuit Red Bull Ring pada Jumat (15/8/2025) hingga Minggu (17/8/2025) pekan ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Salah satunya ialah Marc Marquez, yang menatap seri balapan ini dengan motivasi yang tinggi di paruh kedua MotoGP 2025.

The Baby Alien bertekad mengakhiri catatan buruknya, di mana ia tercatat tak pernah memenangi sirkuit ini selama sembilan tahun sejak 2016 dan oleh karena itu ia bertekad mengakhiri penantian panjangnya itu pada tahun ini bersama Ducati.

“Saya tak sabar untuk kembali ke trek setelah liburan: Saya sudah beristirahat sejenak. Trek Austria memang tak pernah memberi saya kepuasan maksimal, tetapi trek ini menyediakan banyak duel hingga tikungan terakhir, meter terakhir sebelum bendera finis," kata Marquez, dikutip dari laman resmi Ducati Corse.

Pada tahun lalu, di tahun pertamanya menggunakan motor satelit Ducati (Gresini), Marquez menyelesaikan balapan di Red Bull Ring di posisi keempat, setelah satu hari sebelumnya ia gagal finis di Sprint karena terjatuh.

Di musim-musim sebelumnya, pencapaian terbaik The Baby Alien adalah finis di tempat kedua, tepatnya pada tahun 2017, 2018, dan 2019. 

Ketika itu, Marquez yang masih berada di tim Honda dikalahkan oleh Andrea Dovisiozo (2017 dan 2019) dan Jorge Lorenzo (2018), dua pembalap yang ketika itu mengendarai motor Ducati.

Kendati masih belum pernah menang di sirkuit ini, tren positif saat ini sedang menaungi Marquez setelah juara dunia MotoGP enam kali itu menyapu bersih kemenangan dalam lima balapan terakhir.

"Saya siap menghadapi paruh kedua musim ini dengan cara terbaik," tambahnya.

Dari 12 balapan yang sudah digelar, Marquez telah menyelesaikan delapan di antaranya dengan kemenangan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Penampilan impresifnya ini membuat Marc Marquez memimpin klasemen sementara MotoGP dengan 381 poin, unggul 120 poin dari Alex Marquez dari Gresini di posisi kedua.

(ant/nad)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT