News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Senggol Pedro Acosta, Marc Marquez Kaget Saat Mengetahui Ternyata yang Menyalipnya di MotoGP Qatar 2025 Adalah...

Marc Marquez berhasil meraih kemenangan keduanya di sirkuit Losail pada gelaran MotoGP Qatar 2025 pada akhir pekan kemarin.
Selasa, 15 April 2025 - 17:54 WIB
Marc Marquez
Sumber :
  • MotoGP

tvOnenews.com - Marc Marquez berhasil meraih kemenangan keduanya di sirkuit Losail pada gelaran MotoGP Qatar 2025 pada akhir pekan kemarin.

Start dari pole position, Marc Marquez berhasil mempertahankan keunggulannya dan mengakhiri balapan sebagai juara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kemenangan di Qatar kali ini menjadi bukti dominasi dari Marc Marquez di gelaran MotoGP 2025 ini.


Marc Marquez (sumber: MotoGP)

Rider yang saat ini membela tim Ducati Lenovo itu gagal finis di GP Amerika karena mengalami crash.

Namun, Marc Marquez kembali bangkit di GP Qatar dan kembali mendominasi sejak kualifikasi, sprint hingga race.

Meski kemenangan menjadi salah satu hal yang normal untuk Marquez di musim ini, namun gelar juara di MotoGP Qatar menjadi sebuah kejutan untuk dirinya sendiri.

Pasalnya, Losail bukanlah sirkuit yang mudah untuk ia taklukan sepanjang kariernya di dunia balap.

Tercatat sebelum kemenangan ini, Marc Marquez hanya mampu menang satu kali di Sirkuit Losail Qatar pada tahun 2014 silam.

Marc Marquez (sumber: REUTERS/Ibraheem Al Omari)

Maka sangat wajar jika Marc Marquez merasa sangat terkejut bisa memenangkan MotoGP Qatar 2025.

Namun, bukan hanya itu yang membuat Marc Marquez terkejut selama race di MotoGP Qatar 2025 ini.

Melansir dari laman Crash, Marc Marquez juga terkejut dengan motor KTM yang sempat menyalipnya di race kali ini.

Rider berjuluk The Baby Alien itu mengaku tidak mengira kalau pembalap KTM Tech3 yang menyalipnya itu adalah Maverick Vinales.

Marc Marquez mengatakan kalau dirinya mengira jika rider yang berhasil menyalipnya di posisi pertama adalah Pedro Acosta.

Marc Marquez (sumber: MotoGP)

"Itu adalah kejutan besar ketika Maverick Vinales menyalip saya, awalnya saya pikir itu adalah Acosta karena biasanya dia adalah KTM tercepat, tetapi kemudian ketika saya melihat itu adalah Maverick, itu adalah kejutan besar, dia sangat cepat," kata Marquez.

“Tetapi saya punya margin itu di akhir, dua atau tiga persepuluh terakhir.”

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Maverick Vinales adalah satu-satunya rider yang mampu mengimbangi kecepatan Marquez di akhir balapan.

Sayang, Maverick Vinales yang finis di posisi kedua harus menerima kenyataan pahit setelah dirinya dikenakan penalti seusai balapan berakhir.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT